Breaking News

Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTA SELATAN, Surya Indonesia.net — Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (23/1/2026) siang. Saat kejadian 3 orang berada di atas sementara 5 orang pekerja lainnya berada di bawah. Pekerja yang berada di bawah berhasil menyelamatkan diri, sementara 3 korban lainnya terkena longsor karena senderan tembok tiba-tiba ambruk.

Menurut kesaksian rekan korban, sesaat setelah kejadian 2 orang terevakuasi, namun disayangan 1 korban atas nama Farhan dinyatakan meninggal saat tiba di RS Udayana. Korbam selamat yang mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit atas nama Muhammad Waki.

Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan,

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian pada pukul 13.30 Wita dari Gusti Made Kadiana. “Kami langsung tindak lanjuti terkait dengan laporan tersebut, langsung kami ke lapangan dan dari TNI POLRI dengan potensi-potensi terkait lainnya,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Sebanyak 10 personel segera diberangkatkan menuju lokasi menggunakan Rapid Deployment Land SAR Unit dan Rescue Car Type 1 dan dilengkapi peralatan ekstrikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi dilaksanakan koordinasi dengan unsur SAR terkait dari kepolisian setempat. Kondisi di sekitaran longsoran masih labil, terlihat beberapa retakan. Dengan pertimbangan keselamatan dikerahkan peralatan berat. Meskipun peralatan berat beroperasi, tetap dalam pengawasan dari tim rescue.

Pengerukan dilakukan perlahan, dan bertahap, karena dikhawatirkan timbul getaran yang memungkinkan terjadi longsor susulan. Pertama-tama ditemukan tas milik korban. Selanjutnya pengerukan difokuskan sekitar titik tersebut. Pada pukul 14.40 Wita korban terlihat dengan kondisi meninggal dunia. Akhirnya jenasah Shohibul Hasan (25) terevakuasi pada pukul 15.00 Wita. “Dapat kami informasikan 1 orang dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan 2 orang dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Sidakarya. Jenasah dibawa ke RSUD Prof Ngoerah menggunakan ambulance Yayasan Masjid Al Fattah.

( red)

Berita Terkait

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan
Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi
Tuduhan Bandar Narkoba di Jermal Tidak Berdasar, GS Korban Pembunuhan Karakter
DPR DAN POLRI DIMINTA USUT TUNTAS KASUS DUGAAN REKAYASA HUKUM RAHMADI

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Senin, 27 April 2026 - 17:08 WIB

Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi

Minggu, 26 April 2026 - 15:17 WIB

Tuduhan Bandar Narkoba di Jermal Tidak Berdasar, GS Korban Pembunuhan Karakter

Kamis, 23 April 2026 - 22:33 WIB

DPR DAN POLRI DIMINTA USUT TUNTAS KASUS DUGAAN REKAYASA HUKUM RAHMADI

Berita Terbaru