Breaking News

Dinas Pendidikan kabupaten Probolinggo SAE Laksanakan Anugerah 2026 Dorong Sekolah Berani Berinovasi

Kamis, 17 September 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan kabupaten Probolinggo SAE Laksanakan Anugerah 2026 Dorong Sekolah Berani Berinovasi

 

Probolinggo

     SURYA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  Indonesia

 Kamis-17/09/2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendorong satuan pendidikan untuk terus berbenah, berinovasi dan menghadirkan perubahan nyata bagi warga sekolah melalui Anugerah SAE Pendidikan 2026.

Program perdana yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo tersebut menyasar satuan pendidikan jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Mengusung tema “Pendidikan SAE, Aksi Nyata, Probolinggo Berdaya”, Anugerah SAE Pendidikan menjadi ruang apresiasi sekaligus evaluasi terhadap sekolah yang memiliki capaian dan praktik baik dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, berintegritas serta mendorong anak tetap senang bersekolah.

Sosialisasi program digelar di ruang pertemuan Agus Salim Kantor Disdikdaya Kabupaten Probolinggo pada Rabu (16/9/2026). Kegiatan dihadiri Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Eksi Wulandari, perwakilan Jawa Pos Radar Bromo Didik Purwanto serta para Pengawas SD dan SMP se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono mengatakan, Anugerah SAE Pendidikan tidak dirancang sekadar sebagai perlombaan antar sekolah. Lebih dari itu, ajang tersebut diharapkan menjadi momentum untuk melihat sejauh mana sekolah mampu membangun ekosistem pendidikan yang humanis, inklusif, berkeadaban dan berintegritas.

“Alhamdulillah, pada prinsipnya kita ingin berkolaborasi melaksanakan kegiatan sesuai dengan program dan visi-misi kepala daerah, yaitu semuanya SAE. Tahun ini kita mengawali kegiatan untuk Anugerah SAE Pendidikan,” katanya.

Konsep SAE merupakan akronim dari Sejahtera, Amanah-Religius serta Eksis Berdaya Saing. Filosofi tersebut diterjemahkan melalui empat pilar yang menjadi bagian penting dalam penilaian, yakni Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), pengelolaan pendidikan berlayanan inklusif, tata kelola keuangan yang bersih dan bebas korupsi serta budaya anak senang sekolah.

“Melalui empat pilar tersebut, sekolah diberikan ruang untuk menunjukkan inovasi maupun praktik baik yang telah diterapkan di lingkungan masing-masing,” terangnya.

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi Anugerah SAE Pendidikan 2026. (Foto : Disdikdaya)

Hary berharap ajang perdana ini tidak berhenti pada penilaian dan pemberian penghargaan. Hasil pelaksanaan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk memperbaiki sekaligus mengembangkan program yang sudah berjalan.

“Semoga Anugerah SAE Pendidikan tahun 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Disdikdaya yang bersinergi bersama Jawa Pos Radar Bromo berjalan sukses, aman, lancar, amanah sesuai dengan apa yang dicita-citakan kita semua. Semoga pendidikan kita akan lebih baik lagi,” harapnya.

Anugerah SAE Pendidikan 2026 terbagi dalam dua kategori, yakni satuan pendidikan tingkat SD dan SMP. Nantinya, sekolah peserta akan menunjukkan capaian dan inovasi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis.

Sosialisasi juga menghadirkan juri Siti Husnul Khotimah selaku Ketua Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kabupaten Probolinggo dan Ketua APSI Kabupaten Probolinggo Miswagiyanto. Keduanya memaparkan petunjuk teknis pelaksanaan kepada para pengawas sebagai bagian dari persiapan peserta.

Panitia Anugerah SAE Pendidikan dari Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Fitri Nur Shanti menyampaikan pendaftaran dibuka mulai 17 September hingga 9 Oktober 2026. “Untuk jenjang SD, ditetapkan satu lembaga per gugus. Sementara untuk jenjang SMP, minimal terdapat dua lembaga yang mengikuti dari setiap kecamatan,” ujarnya.

     ( Yib-mas )

Berita Terkait

UPM Probolinggo  Laksanakan Wisuda Sebanyak 439 Mahasiswa, Mahasiswa Harus Memiliki Kompetensi, Etika dan Mental Juang
(PCNU) Kraksaan bersama (Pemkab) Probolinggo, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026
DLH Kabupaten Probolinggo Mulai Verifikasi 26 Calon Sekolah Adiwiyata
Sikap Tegas Eri Cahyadi Haramkan Bisnis Seragam, AMP : “Pungli Sekolah Adalah Pembusukan Negara
Satpol PP Kota Probolinggo Menberikan Edukasi Tekan Peredaran Rokok Ilegal,  Pelaku Usaha soal Cukai
Manajemen Talenta Hukum di Era Disrupsi: Ijazah Saja Tak Cukup, Kompetensi Jadi Kunci
FH UTM dan YLBH Fajar Trilaksana Perkuat Sinergi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Disorot, Biaya Daftar Ulang Rp1,075 Juta SMK Teknologi Balung Bantah Ada Siswa Putus Sekolah karena Tak Mampu Bayar

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:08 WIB

UPM Probolinggo  Laksanakan Wisuda Sebanyak 439 Mahasiswa, Mahasiswa Harus Memiliki Kompetensi, Etika dan Mental Juang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:40 WIB

(PCNU) Kraksaan bersama (Pemkab) Probolinggo, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:51 WIB

DLH Kabupaten Probolinggo Mulai Verifikasi 26 Calon Sekolah Adiwiyata

Senin, 28 September 2026 - 07:39 WIB

Sikap Tegas Eri Cahyadi Haramkan Bisnis Seragam, AMP : “Pungli Sekolah Adalah Pembusukan Negara

Rabu, 23 September 2026 - 18:39 WIB

Satpol PP Kota Probolinggo Menberikan Edukasi Tekan Peredaran Rokok Ilegal,  Pelaku Usaha soal Cukai

Jumat, 18 September 2026 - 22:21 WIB

Manajemen Talenta Hukum di Era Disrupsi: Ijazah Saja Tak Cukup, Kompetensi Jadi Kunci

Kamis, 17 September 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pendidikan kabupaten Probolinggo SAE Laksanakan Anugerah 2026 Dorong Sekolah Berani Berinovasi

Selasa, 15 September 2026 - 17:34 WIB

FH UTM dan YLBH Fajar Trilaksana Perkuat Sinergi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Berita Terbaru