MALANG | SURYA IMDONESIA || – Kepemimpinan Lea Mahdarina sebagai Ketua Cabang Olahraga Pembinaan Mental Mushikawa (PMM) Kota Malang kembali menunjukkan hasil positif.
Melalui kegiatan GOSUKO yang digelar di Bumi Perkemahan Bedengan, PMM sukses memperkuat pembinaan mental, kedisiplinan, dan karakter atlet se-Malang Raya.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan atlet PMM dan perwakilan dojo dari berbagai wilayah di Malang Raya. Suasana alam terbuka Bedengan menjadi ruang ideal untuk menempa fisik, mental, serta semangat persaudaraan antar praktisi.
Momentum GOSUKO kali ini terasa istimewa dengan prosesi penyematan sabuk hitam dan pelantikan senior/simpai/sensai yang dipimpin langsung sesepuh Mushikawa, Shihan Aksan. Prosesi itu menjadi simbol pengakuan atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen para atlet dalam menekuni nilai-nilai Mushikawa.
Dalam sambutannya, Shihan Aksan menegaskan PMM harus menjadi candradimuka bagi atlet-atlet Malang Raya. Bukan hanya tempat mengasah teknik bertarung, tetapi juga kawah untuk membentuk mental juara, sportivitas, dan rasa hormat.
“Pembinaan bela diri tidak hanya soal prestasi di arena, tapi juga soal pembentukan kepribadian, disiplin, tanggung jawab, dan ketahanan mental,” ujar Shihan Aksan.
Di bawah kepemimpinan Lea Mahdarina, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan Kota Malang, PMM Kota Malang terus bergerak progresif.
Pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan, sinergi antar-dojo diperkuat, dan ruang bagi generasi muda untuk berprestasi melalui bela diri semakin dibuka lebar.
Lea dinilai mampu membawa PMM tidak hanya sebagai organisasi olahraga, tetapi sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda.
Pendekatan kepemimpinannya yang komunikatif dan konsisten membuat PMM semakin solid dan diperhitungkan di Malang Raya.
Melalui GOSUKO ini, PMM menegaskan komitmennya mencetak atlet yang tidak hanya unggul di pertandingan, tetapi juga kuat secara mental, berkarakter, dan mampu membawa nama baik daerah. (tim/kw)

























