Breaking News

Kualitas Gabah Buruk, HKTI Jember Angkat Bicara

Minggu, 23 Maret 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember, Surya Indonesia. Net-, – Minggu 23/3/2025, M Sholeh, Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia) kabupaten Jember angkat bicara terkait maraknya pengiriman gabah kualitas buruk alias ke gudang Bulog. Sholeh mendatangi petani di wilayah Jember selatan dan mengedukasi petani agar mematuhi aturan Bulog Jember terkait penyerapan gabah, yakni dengan selalu menjaga kualitas gabah dengan memanen padi secara tidak terburu – buru.

“Petani harus memanen padi yang sudah siap panen, jika sebelum waktunya panen sudah petani panen maka akan menghasilkan beras yang jelek. Jika gabah itu dijual ke Bulog, lalu Bulog proses, maka bisa merugikan Bulog sebab hasil berasnya buruk,” ungkap M Sholeh,

M Sholeh juga mengatakan, saat ini Bulog Jember sudah membeli gabah masyarakat dengan harga tinggi, yakni 6500 per Kilogram. “Untuk itu saya imbau petani bisa menjaga kualitas gabahnya demi terwujud swasembada pangan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gabah yang sudah dibeli Bulog, maka berasnya nanti akan kembali ke masyarakat. Jika mutu dan kualitas gabah kurang baik maka akan berdampak kurang baik juga ke masyarakat,” ucapnya.

Sholeh juga berharap agar hasil panen petani Jember meningkat dan bebas dari hama wereng. “Semoga nanti kabupaten Jember bisa mewujudkan untuk menjadi kabupaten yang bisa swasembada pangan dan menjaga kedaulatan pangan,” pungkasnya. (Nono).

Berita Terkait

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya
Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe
Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,
PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?
Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan
Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya
Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:16 WIB

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:28 WIB

PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:25 WIB

Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:54 WIB

Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:17 WIB

Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Polsek Selemadeg barat Gelar Patroli Malam Menjelang Dini Hari

Senin, 16 Feb 2026 - 17:08 WIB

Serba-Serbi

Polsek Marga Tingkatkan Patroli Malam

Senin, 16 Feb 2026 - 17:03 WIB