Denpasar, Surya Indonesia.net – BIADAB! Bayi Perempuan Dibuang di Halaman Rumah Warga Sanur, Tali Pusar Cuma Dijepit Penjepit Kertas
Lagi-lagi nurani manusia seolah mati! Warga Jalan Tirta Ening II, Sanur Kauh, Denpasar Selatan dibuat geger dan murka setelah menemukan jasad bayi perempuan tak berdosa di halaman rumah warga pada Sabtu (2/5) pagi.
Bayi malang tersebut dibuang begitu saja seperti sampah, diletakkan di atas meja kayu samping rumah.
Kronologi Penemuan yang Menyayat Hati
Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, Ni Nyoman Romiyanti (44), sekitar pukul 06.16 WITA saat sedang menyapu halaman. Betapa terkejutnya ia saat melihat sesosok bayi mungil terbujur kaku di atas meja kayu.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang, beralaskan handuk pink, dan hanya mengenakan popok. Penemuan ini langsung memicu kepanikan dan amarah warga sekitar yang langsung berkerumun di lokasi.
Tali Pusar Dijepit Penjepit Kertas: Di Mana Hati Nurani Pelaku?
Tim Identifikasi Polresta Denpasar yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Fakta yang ditemukan sungguh bikin mengelus dada:
Tidak ditemukan tanda kekerasan fisik. Namun, tali pusar bayi tersebut ternyata masih menempel!
Yang lebih mengenaskan, tali pusar itu hanya dibungkus tisu dan dijepit menggunakan penjepit kertas.
Bisa dibayangkan betapa teganya pelaku yang melahirkan tanpa bantuan medis yang layak, lalu langsung membuang darah dagingnya sendiri hingga tewas kedinginan!
Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menegaskan pihaknya sedang bergerak cepat menyelidiki kasus ini dan memeriksa saksi-saksi untuk memburu siapa orang tua yang tega berbuat keji tersebut. Jasad bayi kini telah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Hubungan gelap atau masalah ekonomi sama sekali bukan alasan untuk membuang darah daging sendiri ke liang lahat!
Pelaku harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya! Bagaimana menurut Anda, apa hukuman yang pantas untuk orang tua keji seperti ini?
( red)

























