Breaking News

pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 9–10 di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, hingga kini belum menemukan titik terang.

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, Surya Indonesia.net – Persoalan pembebasan lahan untuk proyek pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 9–10 di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, hingga kini belum menemukan titik terang. Masyarakat setempat terus berupaya membuka ruang komunikasi dengan pemerintah, khususnya Gubernur Bali, guna menyampaikan aspirasi secara langsung.

Sebelumnya, pada 10 April 2026, warga telah melakukan audiensi ke DPRD Buleleng. Upaya serupa kembali dilakukan pada Minggu, 19 April 2026, melalui pertemuan di Makodim 1609 Buleleng yang didampingi Anggota DPRD Buleleng, Mulyadi Putra.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan terkait proses pembebasan lahan yang dinilai belum adil. Mulyadi menyebut pertemuan itu sebagai upaya membuka dialog dan mencari solusi atas persoalan yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, belum ada keputusan final. Warga masih berharap dapat difasilitasi bertemu langsung dengan Gubernur Bali agar persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka.

Kuasa hukum masyarakat Pegayaman, Hilman Eka Rabbani, menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan proyek tersebut, namun menuntut adanya keadilan dan transparansi dalam proses pembebasan lahan.

Menurutnya, hasil appraisal tahun 2019 menunjukkan perbedaan harga yang cukup signifikan, mulai dari Rp19,5 juta hingga Rp35 juta per are, meskipun lokasi tanah saling berdekatan. Hal ini menimbulkan pertanyaan karena tidak adanya penjelasan yang jelas.

Warga juga menyoroti janji pemerintah pada tahun 2021 terkait penyamarataan harga yang belum terealisasi. Berdasarkan perhitungan, nilai kerugian yang belum terakomodasi diperkirakan mencapai sekitar Rp4,3 miliar.

( red)

Berita Terkait

Peduli Anggota, Dandim 0805/Ngawi Berikan Pengarahan Jam Komandan.
Piket Pawas Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan Kepatuhan SOP
Sujahri Somar dalam Pidato Politik Dies Natalis ke-72: GMNI Dukung TGPF DPR RI Usut Tuntas Kasus Andri Yunus
Hadirkan Rasa Aman, Polres Bandara Ngurah Rai Intensifkan Patroli Humanis di Terminal Domestik
Perumda Tirtanadi Medan terima kunjungan tokoh pemuda Medan Permai , Ketua A-PPI Sumut, mendukung komitmen tingkat kan layanan.
Disiplin Jadi Pondasi, Kalapas Tabanan Bangun Semangat Jajaran
Bea Cukai Musnahkan Hampir 4 Juta Batang Rokok Ilegal di Mojokerto
Babinsa Peltu Gd Ribek: Disiplin Buang Sampah, Upaya Adaptasi Pasca Penutupan TPA Suwung

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:38 WIB

Peduli Anggota, Dandim 0805/Ngawi Berikan Pengarahan Jam Komandan.

Senin, 20 April 2026 - 20:28 WIB

Piket Pawas Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan Kepatuhan SOP

Senin, 20 April 2026 - 19:18 WIB

pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 9–10 di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, hingga kini belum menemukan titik terang.

Senin, 20 April 2026 - 17:37 WIB

Hadirkan Rasa Aman, Polres Bandara Ngurah Rai Intensifkan Patroli Humanis di Terminal Domestik

Senin, 20 April 2026 - 17:35 WIB

Perumda Tirtanadi Medan terima kunjungan tokoh pemuda Medan Permai , Ketua A-PPI Sumut, mendukung komitmen tingkat kan layanan.

Senin, 20 April 2026 - 17:33 WIB

Disiplin Jadi Pondasi, Kalapas Tabanan Bangun Semangat Jajaran

Senin, 20 April 2026 - 17:21 WIB

Bea Cukai Musnahkan Hampir 4 Juta Batang Rokok Ilegal di Mojokerto

Senin, 20 April 2026 - 15:48 WIB

Babinsa Peltu Gd Ribek: Disiplin Buang Sampah, Upaya Adaptasi Pasca Penutupan TPA Suwung

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Peduli Anggota, Dandim 0805/Ngawi Berikan Pengarahan Jam Komandan.

Senin, 20 Apr 2026 - 20:38 WIB

Serba-Serbi

Piket Pawas Polres Ngawi Cek SPPG Ketanggi, Tekankan Kepatuhan SOP

Senin, 20 Apr 2026 - 20:28 WIB