Jakarta, Surya Indonesia.net – Siapa sangka, di balik dinding sebuah apartemen mewah di kawasan Salemba, Senen, Jakarta Pusat, tersimpan aktivitas gelap yang merusak generasi muda.
Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru saja membongkar sebuah clandestine lab atau laboratorium rahasia pembuatan narkotika jenis tembakau sintetis alias “sinte”.
Petugas meringkus seorang pemuda berinisial R (25) yang berperan sebagai “koki” sekaligus pengedar dalam bisnis barang haram tersebut pada Jumat (17/4) malam.
Laboratorium di Jantung Kota: Kompor Listrik Hingga Bibit Sinte
Pengungkapan pabrik rumahan ini bermula dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas di unit apartemen pelaku.
Saat digerebek, polisi menemukan fakta mencengangkan bahwa R telah menyulap huniannya menjadi tempat produksi tembakau gorila berskala besar.
Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, membeberkan detail barang bukti yang ditemukan tim Unit 2 Subdit 1 di lokasi kejadian.
“Dari hasil penyelidikan, tim Unit 2 Subdit 1 berhasil mengamankan terduga pelaku di sebuah unit apartemen di kawasan Salemba, Senen, yang dijadikan lokasi produksi,” ungkap Kompol Indah, Minggu (19/4/2026).
Petugas menyita sedikitnya 5 kilogram tembakau produksi siap edar dan 235 gram bibit tembakau sintetis.
Tak hanya itu, peralatan “tempur” seperti kompor listrik, bejana, botol alkohol, alat semprot, hingga timbangan digital turut diangkut sebagai barang bukti.
Modus Media Sosial: Jual Beli di Ujung Jari
Untuk memasarkan produknya, R tidak menggunakan cara konvensional. Ia memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan menjual tembakau sintetis tersebut melalui akun media sosial.
Modus ini dianggap lebih aman dari pantauan petugas sekaligus mempermudah akses bagi pembeli yang mayoritas adalah kalangan anak muda.
“Untuk modus penjualan jenis narkotika tembakau sintetis melalui akun media sosial yang dihubungkan oleh penjual dan juga pembeli,” tambah Indah.
( red)

























