Breaking News

Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karangasem, Surya Indonesia.net – Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak Ini sudah berubah menjadi jalur maut.

Lubang menganga di mana-mana.
Aspal hancur.
Truk pasir dan batu melintas tanpa henti — besar, berat, dan sering over tonase.

Dan di tengah semua itu…
yang jadi korban adalah rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendara motor jatuh.
Terserempet.
Bahkan ada yang tidak pernah sampai ke rumah.

Ini bukan kecelakaan biasa mana ada toleransi perintah melihat ini.
Ini adalah kelalaian yang dibiarkan terus berulang ulang tanpa ditangani.

Sementara itu Bupati Kabupaten Karangasem berserakan jajarannya mendapatkan retribusi aktif dari aktivitas galian C.

Uang masuk apakah di setor ke dinas Pendapatan daerah dan jalan atau uang retribusi hanya masuk ke kantong masing-masing para penguasa jabatan.

Ini hanya pertanyaannya sederhana:

Kenapa jalan yang hancur tidak segera diperbaiki?
Kenapa yang menanggung risiko justru masyarakat di jalur lintasan?

Ini bukan lagi soal infrastruktur.
Ini soal keadilan.

– Yang ambil keuntungan, bukan yang menanggung kerusakan.
– Yang menikmati hasil, bukan yang kehilangan nyawa.

Kalau retribusi itu benar untuk rakyat,
maka rakyat berhak melihatnya kembali dalam bentuk jalan yang aman, bukan jalan kematian.

Jangan tunggu korban berikutnya.
Jangan tunggu viral baru bergerak.

Negara seharusnya hadir sebelum nyawa melayang,
bukan setelahnya.

Kalau jalan ini terus dibiarkan rusak,
maka setiap lubang di aspal itu adalah
tanda bahwa nyawa manusia dianggap lebih murah dari pasir dan batu.

( red ) – Surya Indonesia. Net

Berita Terkait

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terbaru