Breaking News

Diskusi Kebangsaan Perkuat Komitmen PMKRI Meneguhkan Pancasila

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATRA UTARA | SURYA INDONESIA || –  Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Daerah Sumut-NAD menggelar diskusi kebangsaan bertemakan “Implementasi Nilai-nilai Pancasila Dalam Rangka Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Guna Terciptanya Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif”, Sabtu (7/3).

Diskusi yang dihadiri puluhan kader PMKRI Sumut ini sekaligus meneguhkan  komitmen PMKRI dalam memperkuat
semangat kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta meneguhkan kembali nilai-nilai  Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua PMKRI Komisariat Daerah Sumut-NAD Sintong Sinaga, dalam pemaparannya mengatakan, dalam situasi sosial yang terus berkembang dan diwarnai berbagai tantangan kebangsaan, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi hal yang sangat penting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong perlu terus ditanamkan agar masyarakat tetap memiliki kesadaran bersama dalam menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dinilai sangat strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang  tidak hanya kritis terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi juga mampu menghadirkan
solusi yang konstruktif bagi masyarakat,”jelasnya.

Sintong juga menyampaikan, bahwa persoalan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bukan hanya peran kepolisian saja.

Masyarkat secara umum memiliki peran yang sama dengan kepolisian karena pribadi yang harus dijaga adalah masyarakat itu sendiri.

“Sedangkan peran mahasiswa dalam hal ini cukup krusial bagaimana membawa pesan bahwa menjaga Kamtibmas itu bukan hanya tanggungjawab kepolisian saja.

Menjaga Kamtibmas adalah kerja kolektif yang semua pihak punya peran yang sama,”ungkapnya.

Sintong menambahkan, situasi geopolitik dunia yang sedang memanas saat ini karena adanya perang AS dan Iran harus disikapi dengan bijak oleh masyarakat kita termasuk mahasiswa.

Yang perlu ditegaskan perang yang terjadi di dunia saat ini, bukan perang atau konflik agama, kondisi perang saat ini adalah konflik kemanusiaan.

“Jangan sampai isu-isu ini masuk ke Indonesia menjadi isu konflik agama. Ini jadi tugas kita bersama untuk mengedukasi masyarakat terhadap situasi yang terjadi belakangan ini,”sebutnya. (Tim)

Berita Terkait

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terbaru