Breaking News

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Surabaya – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jawa Timur pada Selasa 10/02/26.

Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan kelalaian dan lemahnya kinerja petugas di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) wilayah Jawa Timur.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan mendalam mewakili warga Jawa Timur. Ia menilai sistem pengawasan di dalam Lapas saat ini sudah berada di titik yang memprihatinkan atau “bobrok”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baihaki mempertanyakan bagaimana barang terlarang atau tindakan ilegal bisa terus terjadi di dalam institusi yang memiliki pengamanan ketat.

“Bagaimana mungkin sebuah instansi yang dijaga oleh petugas berseragam dan dilengkapi kamera pengawas bisa kebobolan kalau tidak ada oknum petugas yang ‘bermain mata’?” tegas Baihaki di sela-sela orasinya.

Menanggapi tekanan massa, pihak Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur akhirnya menemui para demonstran. Perwakilan kantor wilayah meminta sepuluh orang perwakilan dari massa AMI untuk masuk dan melakukan audiensi secara langsung guna menyampaikan tuntutan mereka.

Efendi, selaku perwakilan dari Kanwil Kemenkumham Jatim, menyambut baik masukan yang diberikan oleh massa aksi. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif organisasi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah.

“Kami berterima kasih kepada Aliansi Madura Indonesia (AMI) sebagai wadah organisasi yang bergerak sebagai kontrol sosial. Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depannya,” ujar Efendi saat menemui perwakilan massa.

Aksi yang berlangsung tertib namun penuh semangat ini menuntut adanya tindakan tegas terhadap oknum petugas yang terbukti lalai atau terlibat dalam praktik ilegal di dalam Lapas. AMI mengancam akan kembali melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih besar jika tidak ada perubahan signifikan dalam pengawasan penjara di Jawa Timur.
(Red)

Berita Terkait

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terbaru