Tabanan, Surya Indonesia.net – Unit SAR Ditsamapta Polda Bali bergerak cepat menerjang medan berat di Banjar Ancak, Desa Kuwum, guna melaksanakan operasi pencarian ibu dan anak yang hilang terseret bah pada Rabu (21/1) dini hari.
Kehadiran personel berbaret cokelat ini menjadi pilar penting dalam memperkuat Tim SAR Gabungan setelah rumah korban luluh lantak diterjang luapan air sungai setinggi 1,5 meter. Dengan dedikasi tinggi, tim menyisir setiap sudut reruntuhan dan aliran sungai yang masih berarus deras demi menemukan titik terang keberadaan korban.
Personel Ditsamapta Polda Bali menunjukkan profesionalisme dengan melakukan penyisiran taktis sejauh satu kilometer menyusuri hilir sungai. Mengandalkan keahlian dalam penyelamatan air, tim khusus ini membongkar hambatan material dan tumpukan sampah yang terbawa arus guna memastikan tidak ada area yang terlewatkan.
Langkah cepat ini diambil mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan medan sungai yang dipenuhi material bangunan pasca-ambruknya senderan rumah korban.

Sinergi yang ditunjukkan Ditsamapta Polda Bali di lapangan menjadi tumpuan harapan bagi keluarga korban, terutama bagi sang ayah dan anak sulung yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Tabanan.
Hingga saat ini, Unit SAR Ditsamapta Polda Bali bersama tim gabungan terus menyisir area pencarian meskipun tantangan alam begitu besar. Komitmen tanpa lelah para personel di lapangan mencerminkan kesiapsiagaan Polda Bali dalam menangani keadaan darurat secara cepat dan terukur.
( red)

























