Tabanan,Surya Indonesia. Net – Akses layanan kesehatan kini semakin dekat dengan Warga Binaan melalui inovasi “Sambang Sehat” yang dihadirkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan, Kamis (23/04). Melalui program ini, tim medis secara langsung mendatangi blok hunian untuk memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi kesehatan secara menyeluruh.
Pendekatan jemput bola ini menjadi langkah nyata dalam memastikan layanan kesehatan dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh Warga Binaan, tanpa terkecuali. Selain pemeriksaan kondisi kesehatan, tim medis juga memberikan penyuluhan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyakit. Sebanyak 68 orang Warga Binaan memanfaatkan layanan ini.
Dokter Lapas, Luh Putu Tresnadewi, menyampaikan bahwa peningkatan kesadaran Warga Binaan terhadap kesehatan menjadi indikator positif dari layanan yang diberikan. “Melalui Sambang Sehat, kami tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga membangun pemahaman pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kesadaran ini menjadi kunci agar kondisi mereka tetap stabil selama menjalani masa pembinaan,” jelasnya.
Manfaat layanan ini juga dirasakan langsung oleh Warga Binaan. Salah satunya yakni Aris yang mengaku sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan yang langsung menjangkau blok hunian. “Keluhan yang saya rasakan bisa langsung ditangani. Dengan layanan yang datang ke blok, kami merasa lebih mudah mengakses pemeriksaan dan lebih diperhatikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa inovasi Sambang Sehat merupakan bagian dari komitmen dalam menghadirkan layanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan.
“Layanan kesehatan harus dapat diakses oleh seluruh Warga Binaan tanpa hambatan. Melalui inovasi ini, kami memastikan pemenuhan hak dasar mereka tetap terpenuhi sekaligus mendukung keberhasilan proses pembinaan,” tegas Prawira.
Melalui Sambang Sehat, Lapas Tabanan terus memperkuat layanan kesehatan yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada pencegahan, sehingga mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan produktif.
( red)

























