GIANYAR , Surya Indonesia.net – Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa tembok penyengker di Pura Dalem Pingit, Banjar Mantring, Desa Petak Kaja, Kecamatan Gianyar, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 14.35 wita.
Peristiwa tersebut terjadi saat hujan gerimis disertai angin kencang. Saksi di lokasi, I Wayan Suadnyana (46), mengaku mendengar suara gemuruh dari arah pura. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui dua pohon jenis gaharu dan kresek dengan diameter sekitar 2 meter dan tinggi kurang lebih 35 meter tumbang dan menimpa tembok penyengker pura.
Akibat kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta. Korban dalam peristiwa ini adalah pengempon pura, I Nyoman Maker (63), yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Mantring.
Menindaklanjuti laporan warga, tim dari BPBD Kabupaten Gianyar bersama personel Polsek Gianyar yang dipimpin Pawas IPTU I Komang Iwan Setiawan, S.H., langsung menuju lokasi sekitar pukul 15.50 WITA. Petugas bersama warga kemudian melakukan pembersihan batang, dahan, dan ranting pohon yang menutup area pura.
Kapolsek Gianyar, I Made Adi Suryawan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat untuk penanganan di lapangan.
“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan bersama instansi terkait serta masyarakat melakukan pembersihan pohon tumbang. Kami juga telah meminta keterangan saksi serta mendata kerugian yang ditimbulkan,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyebab tumbangnya pohon diduga karena kondisi akar yang sudah lapuk, ditambah intensitas curah hujan yang cukup tinggi serta angin kencang.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem, dengan memperhatikan kondisi pohon besar di sekitar lingkungan masing-masing guna mencegah kejadian serupa.
( red)

























