Breaking News

PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembrana, Surya Indonesia.net – Miris! Di saat teknologi medis makin canggih, fasilitas kesehatan tingkat desa di Jembrana justru tampak seperti bangunan angker. Salah satunya di Pustu Desa Tegal Badeng Barat—bangunannya kusam, gerbang digembok, dan halaman dipenuhi rumput liar setinggi pinggang!

Bukannya jadi tempat warga berobat, gedung-gedung ini malah nampak lebih cocok jadi sarang semak belukar.

Fakta Pahit Kesehatan di Jembrana:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

44 Gedung “Layu Sebelum Berkembang”: Dinas Kesehatan mengakui sebagian besar dari 44 Pustu di Jembrana sudah tidak layak huni.  Tenaga Medis “Pindah Alamat”: Karena bangunan fisiknya nyaris roboh dan tak mendukung, nakes lebih memilih bertugas di Puskesmas Induk atau sekadar kunjungan lapangan.  Alasan Klasik: Anggaran! Rehabilitasi gedung terhambat efisiensi anggaran daerah. Saat ini, pemerintah baru dalam tahap “memilah” prioritas sambil berharap bantuan dari Pusat atau Provinsi.

Apakah nyawa dan kesehatan warga desa harus terus menunggu antrean “inventarisasi kerusakan”?  Sampai kapan alasan “keterbatasan anggaran” dipakai untuk membiarkan fasilitas publik hancur dimakan usia?

Jangan sampai warga baru diperhatikan kalau sudah ada insiden atau viral di media sosial. Gedung kesehatan itu dibangun untuk melayani manusia, bukan untuk menghidupkan semak belukar.

( red)

Berita Terkait

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terbaru