Breaking News

seorang pelajar SMA/SMK di Denpasar. Geger setelah beredar tiga video tidak senonoh.

Sabtu, 15 November 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Surya indonesia.net  – Warga Bali dibuat geger setelah beredar tiga video tidak senonoh yang diduga melibatkan seorang pelajar SMA/SMK di Denpasar. Video tersebut pertama kali disebarluaskan oleh sebuah akun di media sosial yang secara sengaja menambahkan watermark pada unggahannya.

Dua video masing-masing berdurasi 57 detik dan 1 menit 20 detik, sementara satu video lainnya berdurasi 1 menit 33 detik. Dalam salah satu video, terduga pemeran tampak mengenakan pakaian adat Bali lengkap dengan benang tridatu di pergelangan tangan, sehingga memperkuat dugaan bahwa ia berasal dari Bali.

Konten tersebut dengan cepat menyebar dan memicu keresahan masyarakat, terutama para orang tua. Banyak pihak menilai bahwa penyebaran video ini tidak hanya merusak masa depan korban, tetapi juga merupakan tindakan pidana karena melibatkan anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai identitas pemeran maupun proses penyelidikan terkait motif penyebar video. Aparat juga diharapkan segera menindak akun yang pertama kali mempublikasikan konten tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak ikut menyebarkan atau menyimpan video tersebut karena dapat dijerat Undang-Undang ITE dan UU Perlindungan Anak.

( red )

Berita Terkait

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terbaru