Breaking News

AMPU dan Praktisi Hukum Kecam Dugaan Korupsi Kepala PUPR Sumut, Dukung Penuh Komitmen Gubernur Nasution Untuk Transparansi

Rabu, 2 Juli 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN, SURYA INDONESIA, – 2 Juli 2025, Aliansi Masyarakat Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (AMPU) dan praktisi hukum Sumatera Utara, Henry Pakpahan, SH., hari ini menyampaikan keprihatinan mendalam atas penangkapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 26 /06/2025 lalu.

Penangkapan tersebut terkait dugaan korupsi dalam pembangunan jalan yang menghubungkan Sipiongot dan perbatasan Labuhan Batu Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ini, yang bertujuan untuk mengurangi isolasi selama puluhan tahun bagi warga di daerah tersebut akibat kondisi jalan yang rusak, merupakan inisiatif penting Gubernur M. Bobby Afif Nasution, yang bertujuan untuk menunjukkan komitmen pemerintah provinsi terhadap pembangunan yang merata.

Daerah yang dianggap tidak pernah tersentuh pembangunan selama puluhan tahun oleh pejabat pemerintah sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara yang terpilih ini ingin membuktikan kepada masyarakat bukti dari program yang ingin dicapainya.

Sayangnya program dan rencana pembangunan daerah tertinggal ini dirusak oleh segelintir orang yang tidak bertanggungjawab dan mencederai serta merusak nama dari pemerintah Provinsi dan Bobby Nasution.

“Kami sangat kecewa dan mengutuk tindakan Bapak Topan Ginting,” kata Muhammad Helmi, S.E., dari AMPU. “Tindakannya yang diduga tersebut mengkhianati kepercayaan yang diberikan bapak Gubernur dan masyarakat Sumatera Utara.”

“Namun, kita juga harus menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Kami mendukung penuh penyelidikan KPK dan menyerukan penyelidikan yang menyeluruh dan tidak memihak.” Pungkasnya.

Pakpahan menambahkan, bahwa kejadian tersebut menggarisbawahi pentingnya komitmen yang teguh terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.

“Kami memuji sikap tegas Gubernur Nasution terhadap korupsi dan komitmennya untuk mendukung penyelidikan KPK,
bagaimana pun kita harus menghormati proses hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bahwa kita mengedepankan “Presumption of innocence” setiap orang dianggap tidak bersalah sampai pengadilan menyatakan sebaliknya melalui putusan,” tegasnya .

AMPU dan Pakpahan menyatakan dukungan penuh mereka terhadap upaya Gubernur Nasution untuk memberantas korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan menegaskan kembali komitmen mereka untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan atas dugaan pelanggaran tersebut.

Di kutip dari pernyataan bapak M. Bobby Afif Nasution yang dengan tegas menolak segala bentuk pelanggaran hukum yang merugikan negara.

“Untuk itu, jika terdapat pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diduga melakukan pelanggaran hukum dan sedang dalam proses penanganan olek KPK, kami menyatakan siap bersikap kooperatif dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang berlaku. Kami menghormati setiap Langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Lembaga yang berwenang” Ujar Bapak Bobby

AMPU dan Pakpahan menekankan pentingnya menegakkan hukum dan memastikan bahwa mereka yang terbukti bersalah dimintai pertanggungjawaban.

AMPU dan Pakpahan meminta masyarakat untuk bersabar dan membiarkan proses hukum berjalan. (rizky zulainda)

Berita Terkait

Seorang wanita asal Surabaya berinisial AS (22) nekat menjadi bandar sabu
Bravo Sabu Setengah Kilo Siap Edar di Gagalkan Polres Narkoba Deli Serdang 
Viral Dugaan pencurian Handphone  Polsek Denpasar Barat lakukan penyelidikan 
Polsek Denbar Tangkap Pelaku Curanmor yang Sasar Parkiran Pertokoan
Aparat Polsek Kuta masih memburu terduga pelaku penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru
Pengemudi Ojol Jadi Korban Tabrak Lari, Saat Tak Berdaya HP Malah Digondol OTK
Denpasar dan Badung darurat Curanmor dalam waktu sehari 3 unit motor RAIB!!
Aksi pencurian dengan modus tukar uang terjadi di Mini Market Adi Jaya, Banjar Pempatan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung,

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:50 WIB

Seorang wanita asal Surabaya berinisial AS (22) nekat menjadi bandar sabu

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:18 WIB

Bravo Sabu Setengah Kilo Siap Edar di Gagalkan Polres Narkoba Deli Serdang 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:02 WIB

Viral Dugaan pencurian Handphone  Polsek Denpasar Barat lakukan penyelidikan 

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:47 WIB

Polsek Denbar Tangkap Pelaku Curanmor yang Sasar Parkiran Pertokoan

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:50 WIB

Aparat Polsek Kuta masih memburu terduga pelaku penjambretan terhadap warga negara asing (WNA) asal Selandia Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47 WIB

Pengemudi Ojol Jadi Korban Tabrak Lari, Saat Tak Berdaya HP Malah Digondol OTK

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20 WIB

Denpasar dan Badung darurat Curanmor dalam waktu sehari 3 unit motor RAIB!!

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:12 WIB

Aksi pencurian dengan modus tukar uang terjadi di Mini Market Adi Jaya, Banjar Pempatan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung,

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Polisi Atur Lalu Lintas di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai

Minggu, 21 Jun 2026 - 13:51 WIB