Breaking News

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tugu Perbatasan Simalingkar B

Rabu, 12 Maret 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN, SURYA INDONESIA, – Lurah Simalingkar B Junedi Sembiring meletakan batu pertama pembangunan ‘Tugu Selamat Datang’ di Perbatasan jalan Bunga Rampe Raya Ling.1 Kecamatan Medan Tuntungan dengan Kelurahan Kwala Bekala, pada Rabu Pagi, (12/3/2025).

Prosesi peletakan batu pertama ini juga turut dihadiri, Babinsa Charles Sitinjak, Tokoh Agama Mehamet Ginting, Tokoh Masyarakat Ngalemi Ginting, Tokoh Kepemudaan dari IPK Matius Tarigan, Ketua PMS Salinda Tarigan, PAM Swakarsa Franky Munthe, Kepling Lingk. 1 Oni Gurusinga, Kepling Ling.19 Kwala Bekala Edi Suryadi dan undangan lainnya dari kelurahan Simalingkar B.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Lurah Simalingkar B Junedi Sembiring memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dari dan elemen masyarakat atas dukungan sehingga acara peletakan batu pertama ini terselenggara dengan baik.

Ia berharap kehadiran Tugu Selamat datang di Perbatasan Simalingkar B dapat menjadi salah satu monumen bersejarah yang mengedukasi masyarakat Kelurahan Simalingkar B betapa pentingnya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Pada kesempatan yang sama, Sastra Ginting mewakili masyarakat Simalingkar B yang sekaligus pemerkasa pembangunan Tugu ini, memberikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah setempat, Ormas, OKP dan masyarakat yang turut hadir dalam pembangunan Tugu Selamat datang di Perbatasan Kelurahan Simalingkar B dan Kwala Bekala.

“Tugu ini kami bangun bukan karena kelebihan yang kami miliki, tetapi karena didasari oleh semangat mempromosikan Kelurahan Simalingkar B sebagai Kelurahan yang Bertoleransi bersama para tokoh-tokoh adat dan para tokoh pemuda, serta masyarakat untuk dapat saling bahu membahu di tengah-tengah masyarakat luas”, ucap Sastra Ginting.

“Mengatasi masalah sosial adalah bagian yang tak kalah pentingnya disamping pelaksanaan kegiatan formal. Bahkan dalam batas-batas tertentu, keimanan seseorang bisa diukur dari sejauh mana tingkat kepedulian sosialnya terhadap sesama. Oleh karena itu, mari kita berjalan beriringan, dan bergandengan tangan bersama demi mensejahterakan masyarakat Kelurahan Simalingkar B”, tambahnya. (RZ)

Berita Terkait

Nelayan Asal Lumpur Gresik Ditemukan Meninggal Dunia Mengapung, Satpolairud Polres Gresik Bantu Lakukan Evakuasi
Warga Tambak Asri Putri Malu di Laporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan
RS Mitra Sehat Mandiri Tegaskan Langkah Darurat Dilakukan Kepentingan Pasien
Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas
Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas
Kembali Terjadi Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung, budir yang di awal tahun 2026
Mangku Purel, Kopda Eko Lupa anak Istri, Dr Didi Sungkono S.H., M.H.: Layak Dipecat Secara Tidak Hormat
Mengatasnamakan Gapoktan, Diduga Kios Pupuk untuk Kepentingan Pribadi

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:53 WIB

Nelayan Asal Lumpur Gresik Ditemukan Meninggal Dunia Mengapung, Satpolairud Polres Gresik Bantu Lakukan Evakuasi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Tambak Asri Putri Malu di Laporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 01:03 WIB

RS Mitra Sehat Mandiri Tegaskan Langkah Darurat Dilakukan Kepentingan Pasien

Jumat, 2 Januari 2026 - 23:52 WIB

Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:20 WIB

Sengketa Belum Tuntas, Kuasa Hukum Tolak Keras Klaim Wakaf PT Kejayan Mas

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:49 WIB

Kembali Terjadi Ulah Pati di Jembatan Tukad Bangkung, budir yang di awal tahun 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:14 WIB

Mangku Purel, Kopda Eko Lupa anak Istri, Dr Didi Sungkono S.H., M.H.: Layak Dipecat Secara Tidak Hormat

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:28 WIB

Mengatasnamakan Gapoktan, Diduga Kios Pupuk untuk Kepentingan Pribadi

Berita Terbaru