Breaking News

Pria asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur ( NTT ) Di temukan sudah tidak bernyawa di kamar kostnya.

Sabtu, 4 Januari 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar  , Surya Indonesia.net – Penghuni kos di Jalan Padma, Perum Beteng Sari, Desa Penatih, Denpasar Timur, dibuat geger oleh adanya seorang pria bernama Siprianus Ngara, 25, yang terbujur kaku di dalam kamarnya, Kamis (2/1) sore.

Pria asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur ( NTT ) itu sudah tidak bernyawa. Padahal dua hari sebelumnya tepat pada malam tahun baru, tetangganya sempat melihat Siprianus mondar-mandir di depan kos.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan adanya kejadian pria NTT ditemukan meninggal ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut kesaksian tetangga kos bernama I Ketut Sukarpa, 36, korban terlihat mondar mandir di depan kos pada Selasa (31/12/2024) pukul 23.00 WITA.

Lalu, saksi masuk kamar dan tidur sekitar pukul 02.00 WITA. Paginya, Sukarpa terbangun dan tidak melihat korban di luar.

Tak menaruh curiga, pria asal Kubu, Karangasem itu bersama keluarganya pun pergi bertemu saudara di Kerobokan.

Saat pulang pukul 19.00 WITA, dia langsung tidur. Barulah keesokan harinya, kecurigaan pria ini mencuat.

Lantaran, Siprianus lagi-lagi tak terlihat keluar kamar hingga pukul 15.00 WITA. “Istri saksi memberitahu, bahwa korban tidak ada keluar kamar seharian,” tandas Sukadi, Jumat (3/1).

Saksi meminta anaknya IKA unruk mengecek dan disampaikan bahwa korban dalam posisi tidur pakai masker warna merah.

Lalu, Sukarpa bertanya teman korban bernama Agustinus Ama Kii, 36, “Temanmu kok tidak keluar?” dan meminta agar mengecek.

Agustinus sempat menjawab dengan santai bahwa mungkin Siprianus sedang mimpi indah

Tetapi, situasi berubah tegang saat pria itu mengecek ke dalam kamar Siprianus yang pintunya terbuka dan lampunya mati.

Lantaran, didapati pria yang bekerja sebagai kernet dan terkenal pendiam oleh rekan kerjanya itu sudah terbujur kaku, tak bernyawa.

“Saksi Agustinus meraba-raba tangan Siprianus Ngana dan saat itu sudah kaku,” tuturnya.

Mereka lantas menghubungi sepupu korban bernama Niko untuk datang ke kos, serta melaporkan ke pemilik kos agar diteruskan kepada pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, diketahui bahwa hidung Siprianus mengeluarkan darah.

Tetapi, nihil diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Ditemukan juga barang-barang di dalam kamarnya, seperti uang tunai Rp 54 ribu, satu tas selempang warna hitam.

Selain itu, satu tas gendong warna hitam yang berisi ijazah dan foto copy ijazah, satu kunci motor, sebuah BPKB, dua buah buku tabungan bank dan dua buah Hp.

( Ags )

Berita Terkait

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling
Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi
Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Kamis, 30 April 2026 - 20:51 WIB

Warga Lingkungan IX Tandatangani Petisi Penolakan M. Salim Sebagai Kepling

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Ombudsman RI: Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Rabu, 29 April 2026 - 03:19 WIB

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Selasa, 28 April 2026 - 14:42 WIB

Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD CAM Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Putusan Praperadilan Mojokerto Disorot, Saat Rakyat Kecil Mencari Keadilan

Berita Terbaru