Breaking News

Bukti Ketajaman Satnarkoba Blitar Kota: 6 Jaringan Narkoba Digulung, 6 Tersangka Dicokok

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar/suryaindonesia.net – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Blitar Kota menunjukkan tajinya dengan membongkar enam kasus peredaran gelap narkoba dalam dua bulan terakhir. Operasi bertahap sejak Oktober hingga November 2025 ini berhasil mengamankan enam tersangka dan barang bukti mengerikan: 2.097 butir pil Double L (okerbaya) dan 0,38 gram sabu.

Kasat Narkoba Polres Blitar Kota, AKP Rokhani,menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari strategi proaktif dan respons cepat terhadap informasi masyarakat. “Satnarkoba Blitar Kota bergerak cepat dan teliti. Kami tidak hanya menangkap pengedar di tingkat pengguna, tetapi memburu hingga ke supplier, termasuk residivis yang bandel,” tegas AKP Rokhani dalam konferensi pers, Kamis (4/12/2025).

Operasi dimulai dengan penggerebekan terhadap B-A alias Ganong (43) di Desa Gogodeso, Kanigoro, awal November. Pengembangan kasus mengantarkan petugas ke R-D-P alias Siblack (22) di Sanankulon, yang ternyata mendapat pasokan dari E-R-P (23). Pada hari yang sama, tim juga meringkus residivis A-J-R-J (22) yang baru bebas pada akhir Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di front lain, Satnarkoba menggulung jaringan terpisah di Kecamatan Garum. Dari ujung informasi warga, petugas menggrebek kediaman F-T-T-V alias Kancil (26) dan menemukan 1.350 butir pil Double L. Penelusuran berlanjut hingga menangkap F-R (21) dan B-T-P-U alias Gotrek, yang membuktikan perluasan jaringan hingga ke konsumen akhir.

“Modus mereka klasik tapi merusak: edarkan pil ilegal dan sabu. Tapi kami punya strategi lebih tajam: pengembangan kasus berjenjang dan sinergi total dengan komunitas,” papar AKP Rokhani mengenai metode operasi.

Keenam tersangka kini menghadapi dua pasal berat: Pasal 435/436 UU Kesehatan dengan ancaman 4-12 tahun penjara untuk peredaran obat keras ilegal, dan Pasal 112/114 UU Narkotika dengan ancaman 5-15 tahun penjara untuk kepemilikan dan pengedaran sabu.

Berita Terkait

Gurihnya Opor dan Hangatnya Senyum Polisi, Inovasi Pelayanan SIM di Samsat Blitar Kota saat Ramadhan 1447H
Ramah dan Religi, Inovasi Polantas Samsat Blitar Kota di Bulan Ramadhan
Tegaskan Tak Pernah Dimintai Konfimasi Media Online, Tiga Warga Blitar Datangi BNNK Guna Klarifikasi
Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah
BNNK Kanigoro Blitar Bantah Pemberitaan Pungli, “Itu Hoaks dan Fitnah Keji !”
Polantas Menyapa Bulan Ramadhan, Satpas Polres Blitar Kota Hadirkan Layanan SIM Islami
Polantas Menyapa Samsat Blitar Kota Hadirkan Pelayanan Islami Selama Ramadhan
Markas OPM Kodap III Ndugama Dilumpuhkan, TNI Sita Ratusan Amunisi dan Uang

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:17 WIB

Gurihnya Opor dan Hangatnya Senyum Polisi, Inovasi Pelayanan SIM di Samsat Blitar Kota saat Ramadhan 1447H

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:21 WIB

Ramah dan Religi, Inovasi Polantas Samsat Blitar Kota di Bulan Ramadhan

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:16 WIB

Tegaskan Tak Pernah Dimintai Konfimasi Media Online, Tiga Warga Blitar Datangi BNNK Guna Klarifikasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:24 WIB

Polresta Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Tujuh Miliar Lima Puluh Tujuh Juta Rupiah

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:08 WIB

BNNK Kanigoro Blitar Bantah Pemberitaan Pungli, “Itu Hoaks dan Fitnah Keji !”

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:16 WIB

Polantas Menyapa Bulan Ramadhan, Satpas Polres Blitar Kota Hadirkan Layanan SIM Islami

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:41 WIB

Polantas Menyapa Samsat Blitar Kota Hadirkan Pelayanan Islami Selama Ramadhan

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:18 WIB

Markas OPM Kodap III Ndugama Dilumpuhkan, TNI Sita Ratusan Amunisi dan Uang

Berita Terbaru