Breaking News

Kasus Diskriminasi Bocah 6 Tahun Belum Selesai, Orang Tua Korban Kecewa dengan Kinerja PPA Polres Muara Enim

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURYA INDONESIA NET-

 

Muara Enim-12 Agustus 2025 menindak lanjuti kasus penganiayaan bocah di bawah umur,
Pada tanggal 26 November 2024, seorang bocah berusia 6 tahun menjadi korban diskriminasi oleh gurunya yang menggunakan lakban hitam di mulutnya. Orang tua korban, Iswandi, merasa geram dan kecewa atas tindakan oknum guru tersebut dan melapor ke PPA Polres Muara Enim pada tanggal 2 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iswandi diminta keterangan oleh penyidik PPA Polres Muara Enim dan diminta untuk mengumpulkan barang bukti dan saksi. Namun, setelah memenuhi semua permintaan penyidik, Iswandi tidak menerima surat sebagai tanda bukti laporan.

Ketua Lembaga LIPER RI Gelumbang dan LIPERNAS PD Muara Enim mempertanyakan kinerja PPA Polres Muara Enim karena laporan Iswandi ternyata hanya berupa Laporan Informasi, dan bukan laporan pengaduan. Iswandi merasa kecewa karena kasus ini belum berjalan dan tidak ditindaklanjuti oleh penyidik PPA Polres Muara Enim.

Lembaga LIPER-RI gelumbang dan LIPERNAS PD Kabupaten Muara Enim mendampingi Bapak
Iswandi memutuskan untuk melapor ke Propam Polda Sumsel pada tanggal 12 Agustus 2025 karena merasa kecewa dengan kinerja PPA Polres Muara Enim yang belum menyelesaikan kasus ini. Sampai saat ini, kasus diskriminasi bocah 6 tahun tersebut masih belum selesai.

(HR)

Berita Terkait

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  
Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan
Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik
Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:11 WIB

Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:42 WIB

Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:46 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terbaru