Breaking News

Oknum kasipidum Kejari Ogan Ilir tidak profesional dan arogan saat lembaga LIPER RI konfirmasi

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURYA INDONESIA Net,

Ogan Ilir 03/07/2025
Sikap arogansi oknum kasipidum Kejari Ogan Ilir S sangat tidak terpuji dinilai temperamen terhadap lembaga saat dikonfirmasi terkait kasus PPA penganiayaan anak di bawah umur,

Pada pukul 13.20 wib siang tadi, Rusmin mendatangi Kejari Ogan Ilir atas arahan dari hakim pengadilan negeri kayu agung untuk koordinasi dan membahas hasil putusan pengadilan negeri pada Senin kemarin,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya Rusmin terlebih dulu meminta saran dan pendapat dari Guntoro selaku hakim ketua pengadilan negeri kayu agung

Sesuai dengan arahan hakim tersebut Rusmin mendatangi Kejari Ogan Ilir dengan maksud baik dan mendapatkan petunjuk dari Kejari,

Rusmin bertemu langsung sama jaksa Risa dan konsultasi terkait hasil putusan hakim, beliau pun menjawab bahwasanya ia sudah selesai dalam perkara ini

Kemudian beliau menyarankan agar bertanya langsung kepada kasipidum
Beliau pun langsung menelpon kasipidum agar dapat hadir diruang kerja nya jaksa Risa,selang beberapa menit S oknum kasipidum Kejari Ogan Ilir pun datang

Namun bukan nya solusi dan harapan yang di dapat melainkan bentakan suara nada tinggi mata melotot yang di hadapi Rusmin saat diruangan itu

Rusmin pun kaget bukan kepalang atas sikap seorang kasipidum Kejari Ogan Ilir ini yang tidak profesional dan dinilai temperamen sikap mudah marah terhadap lembaga

Selaku ketua lembaga LIPER RI Gelumbang, Rusmin berharap kepada Kajari dan kajati untuk memberikan sanksi kode etik profesi terhadap oknum kasipidum S ini,agar dapat bersikap baik dan humanis terhadap lembaga yang sebagai mitra kerja di bidang pemerintahan,ujarnya

By pimpred

Pewarta:Haryono

Berita Terkait

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  
Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan
Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik
Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:11 WIB

Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:42 WIB

Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:46 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terbaru