Denpasar , Surya Indonesia.net – kembali digegerkan oleh aksi pembuangan darah daging sendiri yang benar-benar biadab dan di luar nalar kemanusiaan! Sebuah takdir ajaib menyelamatkan seorang bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan warga di Jalan Imam Bonjol, Gang Penataran Sari, Banjar Pekandelan, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, pada Jumat (12/6) siang sekitar pukul 11.45 Wita.
Bukan sekadar dibuang, pelaku yang diduga orang tua kandungnya sendiri tega memperlakukan bayi suci ini layaknya sampah. Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membeberkan fakta yang membuat dada sesak sekaligus geram. Bayi malang tersebut ditemukan di dalam sebuah tas belanja berwarna ungu dengan kondisi mengenaskan.
“Saat ditemukan, kondisi bayi masih merah dan mulutnya dilakban,” ungkap Iptu Adi Saputra.
Bayangkan, mulut bayi yang baru lahir dan masih merah itu sengaja dilakban agar tangisannya tidak terdengar! Beruntung, malaikat pelindung masih bersama bayi ini. Warga yang pertama kali melihat tas mencurigakan tersebut bergerak cepat memberikan pertolongan pertama, menggendongnya ke warung terdekat, dan menyelimutinya dengan kain hangat sebelum melaporkan ke polisi.
Petugas dari Polsek Denpasar Barat langsung meluncur ke TKP dan mengevakuasi bayi tersebut ke klinik terdekat. Ajaib, meski sempat disiksa dengan mulut dilakban di dalam tas, hasil pemeriksaan medis menyatakan bayi perempuan ini dalam kondisi hidup, sehat, tanpa luka atau lecet sedikit pun di tubuhnya!
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat sedang bergerak melakukan penyelidikan maraton untuk memburu pelaku pembuangan. Polisi mengimbau siapa saja yang melihat gerak-gerik mencurigakan di sekitar lokasi sebelum jam kejadian agar segera melapor.
Aksi ini jelas memicu amarah publik! Di saat banyak pasangan pejuang garis dua mendambakan momongan, ada manusia berhati iblis yang justru menyia-nyiakan dan menyiksa darah dagingnya sendiri seperti ini. Netizen Bali, mari kawal kasus ini sampai pelakunya tertangkap dan membusuk di penjara!
( red)

























