Gianyar, Surya Indonesia.net – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2026, stabilitas keamanan di Pulau Bali menjadi prioritas utama. Sebagai destinasi pariwisata internasional, sinergi antara aparat keamanan dan elemen serikat pekerja terus diperkuat guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan komunikasi intensif antara Ditintelkam Polda Bali dengan perwakilan serikat pekerja di wilayah Bali.
Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali, AKP I Nengah Mudarya, menegaskan bahwa Polda Bali senantiasa terbuka terhadap aspirasi para pekerja serta mengajak seluruh elemen serikat untuk mengedepankan dialog dan komunikasi yang konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan ketenagakerjaan. Ia juga menyoroti bahwa dinamika situasi global turut berdampak pada sektor pariwisata Bali, termasuk terkait kualitas dan karakteristik wisatawan asing yang berkunjung. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh elemen, termasuk serikat pekerja, dalam menjaga citra Bali melalui penyampaian aspirasi yang positif dan bertanggung jawab.
Ketua DPD KSPSI Bali versi Yorrys Raweyai, I Ketut Dana, menyampaikan bahwa Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata, sehingga pihaknya berkomitmen untuk tidak melaksanakan aksi yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas. Ia juga mengungkapkan kondisi serikat pekerja di Bali yang saat ini cukup memprihatinkan, di mana banyak organisasi yang tidak aktif. Hal ini dipengaruhi oleh faktor status kerja kontrak serta adanya intervensi dari pihak perusahaan yang membuat pekerja enggan untuk berserikat. Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa menjaga keamanan Bali adalah harga mati dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD KSPSI Bali versi Jumhur Hidayat, I Wayan Madra, berharap momentum May Day dapat dirasakan sebagai milik bersama oleh pekerja, pengusaha, dan pemerintah, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan nasional. Ia juga menekankan pentingnya penghargaan terhadap kontribusi para pekerja dalam pembangunan, serta berharap peringatan May Day 2026 dapat berlangsung secara aman dan kondusif.
Di sisi lain, Sekretaris Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Regional Bali, Ida Idewa Made Rai Budi Darsana, menyampaikan harapannya agar May Day 2026 menjadi titik balik bagi para pekerja di Bali untuk hidup lebih bermartabat dan sejahtera di masa depan.
Melalui kolaborasi yang erat antara aparat keamanan dan berbagai organisasi serikat pekerja, tercermin komitmen bersama untuk mengarahkan peringatan May Day 2026 di Pulau Dewata agar berlangsung aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan. Diharapkan seluruh elemen serikat pekerja di Bali dapat terus bersatu dalam menyuarakan serta memperjuangkan hak-hak pekerja secara bijak, konstruktif, dan bertanggung jawab.
( red)

























