Breaking News

25 Advokat Dampingi Amir, Siap Bawa Kasus ke DPRD dan Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Mojokerto — Sebanyak 25 advokat menyatakan komitmennya untuk mendampingi Amir dalam upaya mencari keadilan atas perkara yang tengah dihadapinya. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan kunjungan ke Polres Mojokerto untuk membesuk Amir sekaligus memberikan pendampingan hukum.

Dalam kunjungan tersebut, hadir istri dan anak Amir yang turut memberikan dukungan moril. Selain itu, lima pengacara hadir secara langsung mewakili total 25 advokat yang tergabung dalam tim pendamping hukum Amir.

Salah satu pengacara, M. Taufik, dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa pihaknya serius mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menegaskan bahwa tim hukum berencana membawa persoalan tersebut ke Komisi V DPRD guna mendapatkan perhatian dan pengawasan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan membawa kasus ini ke Komisi V DPRD agar ada pengawasan dan keadilan bisa ditegakkan secara transparan,” ujar Taufik saat jumpa pers di Polres Mojokerto pada Selasa,(31/3/2026)

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tim pengacara juga telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Amir. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi hukum untuk memastikan proses berjalan secara adil dan tidak merugikan kliennya.

Kehadiran puluhan advokat ini menunjukkan keseriusan dalam mengawal kasus Amir, sekaligus menjadi sorotan publik terkait proses penegakan hukum yang tengah berlangsung di wilayah Mojokerto.
(Redho)

Berita Terkait

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  
Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan
Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik
Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:11 WIB

Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:42 WIB

Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:46 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terbaru