Breaking News

Enam Terduga Pencuri Kayu Pintu Air Tambak Dihakimi Massa di Sedati Sidoarjo

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || SIDOARJO — Enam orang terduga pelaku pencurian menjadi sasaran amuk massa di Dusun Dadapan, Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, pada Jumat, 19 Desember 2025. Aksi tersebut dipicu oleh keresahan warga pemilik tambak yang kerap kehilangan kayu pintu air atau yang dikenal dengan sebutan laban”.

Kayu laban memiliki fungsi penting dalam pengelolaan tambak, yakni mengatur sirkulasi air untuk budidaya ikan bandeng dan udang. Maraknya pencurian kayu tersebut membuat warga setempat geram hingga akhirnya bertindak sendiri saat para terduga pelaku tertangkap di lokasi kejadian.

Kapolsek Sedati, Iptu Masyta Dian Sugianto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa keenam terduga pelaku diketahui berasal dari Pasuruan dan saat diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) tidak membawa identitas diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam terduga pelaku berasal dari Pasuruan dan tidak membawa identitas sama sekali. Saat ini mereka masih dalam perawatan di rumah sakit,” ujar Iptu Masyta kepada awak media.

Lebih lanjut, Kapolsek Sedati menegaskan bahwa seluruh terduga pelaku masih dalam kondisi hidup. Ia membantah kabar yang menyebutkan adanya korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Tidak benar jika ada terduga pelaku yang meninggal,” tegasnya.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penanganan lebih lanjut terhadap kasus tersebut, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.

Berita Terkait

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  
Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan
Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik
Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:11 WIB

Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:42 WIB

Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:46 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terbaru