Breaking News

Ngeri! Bayi di Blitar Ditemukan dalam Tas Kresek, Polisi Selidiki Motif dan Identitas Orang Tua

Senin, 1 Desember 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar/suryaindonesia.net – Seorang bayi perempuan baru lahir menjadi korban penelantaran di Dusun Sukorejo, Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Minggu (30/11/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Bayi yang masih lengkap dengan tali pusarnya itu ditemukan warga dalam keadaan terbungkus daster merah dan dimasukkan ke dalam tas kresek.

Sentot Edi Prayetno (38), warga yang menemukan bayi tersebut, mengisahkan awal mula peristiwa. Saat itu, ia sedang makan di teras samping rumahnya. Ia mendengar suara yang awalnya dikiranya tangisan kucing. Karena penasaran, ia memutuskan untuk memeriksa sumber suara itu.

“Saya mendengar suara seperti tangisan. Awalnya seperti kucing, tapi lama-lama saya curiga itu suara bayi. Saya pun mengecek ke teras depan rumah,” ujar Sentot, petani asal Dusun Sukorejo RT 005 RW 001 itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Betapa terkejutnya pria itu ketika menemukan sebuah tas kertas (paperbag) dan tas kresek kuning di terasnya. Ia segera membuka tas tersebut dan menemukan seorang bayi perempuan yang dibungkus dengan sebuah daster berwarna merah. Bayi itu masih dalam kondisi lengkap dengan tali pusar dan ari-ari.

Tanpa menunggu lama, Sentot segera melaporkan penemuan ini kepada perangkat desa setempat. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Udanawu untuk ditindaklanjuti.

Petugas Polsek Udanawu tiba di lokasi kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 22.50 WIB. Mereka melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang disita antara lain satu buah daster warna merah, satu tas kresek warna kuning, dan satu tas jinjing berbahan kertas atau paperbag.

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas orang tua bayi dan motif di balik penelantaran ini.

“kami masih mendalami kasus ini. Kami akan mengembangkan penyelidikan untuk menemukan pelaku yang meninggalkan bayi ini. Untuk sementara, kami mengkategorikan ini sebagai dugaan penelantaran anak,” tegas Samsul.

Sekitar pukul 23.08 WIB, petugas bersama warga membawa bayi malang itu ke Puskesmas Udanawu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan pertama. Hasil pemeriksaan sementara menyatakan bayi dalam kondisi sehat. Bayi memiliki berat badan 2,2 kilogram dan panjang 46 centimeter.

Namun, untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap stabil, bayi kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

“Atas rekomendasi tenaga medis, korban kami bawa ke RSUD Srengat untuk observasi dan perawatan lebih lanjut. Kondisi bayi stabil, tetapi memerlukan pemantauan ketat mengingat usianya yang sangat rentan,” jelas Samsul.

Polisi kini mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga sekitar Kecamatan Udanawu dan Blitar pada umumnya, yang mungkin memiliki informasi mengenai identitas orang tua atau keluarga bayi tersebut untuk segera menghubungi pihak kepolisian.

“Masyarakat yang memiliki informasi berharga dapat melaporkannya ke Pos Polisi atau Polsek terdekat. Setiap informasi akan kami jadikan bahan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” pungkas Samsul.

Berita Terkait

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  
Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan
Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik
Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:11 WIB

Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:42 WIB

Praktisi Hukum: Hukum Berkeadilan Tidak Akan Kalah Dengan Framing Negatif Dan Hoaks Yang Disebarkan PS Dan Keluarga

Senin, 11 Mei 2026 - 18:21 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil, 11 Tersangka Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 - 07:46 WIB

Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus, Sidang Praperadilan AS Gegerkan Publik

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Jadi DPO Penganiayaan, LS Ternyata Pernah Jadi Terdakwa KDRT

Berita Terbaru