Breaking News

Upaya Pencegahan Komplikasi DM, Program Studi Magister Ilmu Keperawatan UNHAS Menggelar Penelitian Di Kepulauan Aru Maluku Indonesia.

Minggu, 29 Desember 2024 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar , Surya Indonesia.net – Universitas Hasanuddin (Unhas) merupakan salah satu universitas yang berada di Sulawesi Selatan tepatnya di Kota Makassar dengan visi menjadi pusat unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan insani berbasis Benua Maritim Indonesia.

Sebagai bagian dari UNHAS, Fakultas Keperawatan mencanangkan visi menjadi pusat unggulan dalam segi ilmu pengetahuan, teknologi bahkan seni berbasis benua maritim Indonesia dan berdaya saing global. Hal ini diupayakan dengan peningkatan sistem pembelajaran di lingkungan pendidikan Fakultas Keperawatan Unhas oleh bagian akademik didukung dengan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan langsung oleh dosen pengajar maupun mahasiswa kepada masyarakat.

Maraknya kasus Diabetes Melitus atau DM di Indonesia, Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin kembali melalui Thematic Research Group (TRG), Diabetic Foot Care Research Group melakukan penelitian dalam mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi DM salah satunya yaitu Luka Kaki Diabetes (LKD) pada bulan April – Desember 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelitian ini diikuti oleh beberapa Dosen pengajar Saldy Yusuf., Ph.D, Dr. Erfina, S.Kep.,Ns.,M.Kep., selain itu kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa mahasiswa Juliana Novly Ratuanik, S.Kep., Ns, Muhamad Zulfiqar, S.Kep, Ns, Asri, Muhammad Hidayat, S.Kep. dan Khoirul Anam, S.Kep.,Ns., dan mendapatkan dana hibah Penelitian Tesis Magister dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2024.

Tim peneliti Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin memilih Kabupaten Kepulauan Aru sebagai lokasi penelitian. Hal ini dikarenakan Kabupaten Kepulauan Aru adalah salah satu kabupaten yang terletak pada lokasi terpencil terpencil di Indonesia bagian timur, sehingga faktor ini menjadi perhatian

Penelitian yang dilakukan di kepulauan Aru memberikan gambaran kondisi measyarakat yang masih sangat membutuhkan kesejahteraan dalam segi pendidikan, ekonomi bahkan kesehatan. Sebagai daerah terpencil, Kepulauan Aru memiliki banyak kendala dalam memperoleh informasi-informasi atau berita dikarenakan media sosial yang masih belum maksimal digunakan karena akses internet kurang stabil.
Kondisi ini mengakibatkan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru masih banyak yang memiliki pengetahuan rendah terkait Kesehatan. Faktor geografis juga menjadi hambatan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan sebab masyarakat sulit mendapatkan akses ke pusat kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan banyak pemberian pelayanan yang tidak maksimal dan banyak masyarakat tidak memperoleh pelayanan Kesehatan. Sulitnya akses ke layanan kesehatan membuat sebagian besar masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru memilih untuk melakukan perawatan mandiri dan didukung dengan obat-obatan tradisional yang di percaya dapat menyembuhkan penyakit.

Ketua Tim Peneliti Saldy Yusuf., Ph.D yang sekaligus pakar perawatan luka, menyampaikan upaya penelitian yang dilakukan di Kepulauan Aru bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat mencegah terjadinya komplikasi dari Diabetes Melitus yaitu Luka Kaki Diabetes, sehingga keluarga atau pasien yang bertempat tinggal jauh dari pusat pelayanan kesehatan dapat mencegah sejak dini komplikasi dari DM seperti luka kaki diabetes.

Penelitian ini juga menghasilkan modul deteksi resiko luka kaki diabetes bagi keluarga-keluarga yang memiliki anggota keluarga terdampak DM, sehingga peran keluarga sangat dibutuhkan dalam pencegahan komplikasi DM.

Red : ( #027 ags )

Berita Terkait

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut
Bupati Jember Gus Fawait Lantik Ratusan Kepala Sekolah SD SMP Penilik dan Pengawas
SMA Negeri 1 Besuk Laksanakan Perpisahan / Wisuda di Luar Sekolah, Disorot Aktivis Probolinggo
SD Negeri Sogaan II Kerren jos jis melaksanakan kegiatan yang besifat merubah karakter Murid lewat berbagai kegiatan kreatif
Sosialisasi SPMB SMAN 4 Jember Berjalan Dengan Lancar
Sekolah Pinggiran Menembus Impian: SMPN 1 AMBULU Melestarikan Tradisi Prestasi
Wabup Mimik Idayana Dinyatakan Lulus dan Meraih Gelar Sarjana Administrasi Publik di Unitomo
SMPN 1 Jenggawah Torehkan Siswa Berprestasi yang Berlandaskan Iman dan Taqwa

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:55 WIB

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:06 WIB

Bupati Jember Gus Fawait Lantik Ratusan Kepala Sekolah SD SMP Penilik dan Pengawas

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB

SMA Negeri 1 Besuk Laksanakan Perpisahan / Wisuda di Luar Sekolah, Disorot Aktivis Probolinggo

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:14 WIB

SD Negeri Sogaan II Kerren jos jis melaksanakan kegiatan yang besifat merubah karakter Murid lewat berbagai kegiatan kreatif

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:51 WIB

Sosialisasi SPMB SMAN 4 Jember Berjalan Dengan Lancar

Senin, 27 April 2026 - 14:09 WIB

Sekolah Pinggiran Menembus Impian: SMPN 1 AMBULU Melestarikan Tradisi Prestasi

Jumat, 24 April 2026 - 08:39 WIB

Wabup Mimik Idayana Dinyatakan Lulus dan Meraih Gelar Sarjana Administrasi Publik di Unitomo

Kamis, 16 April 2026 - 12:01 WIB

SMPN 1 Jenggawah Torehkan Siswa Berprestasi yang Berlandaskan Iman dan Taqwa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Kapolres Madiun Resmi Buka Turnamen Olahraga Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:20 WIB

Serba-Serbi

Pengemudi Ojol Aman dan Nyaman Bekerja Di Jalanan Kota Medan 

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:51 WIB