Breaking News

Delapan Siswa MTs. Keracunan MBG di Kepanjen, Polres Malang Masih Selidiki

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | suryaindonesia.net  – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, terus menelusuri dugaan keracunan makanan bergizi gratis yang menimpa puluhan siswa MTs Al Khalifah di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Hingga Jumat (24/10/2025) pagi, delapan siswa masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan delapan siswa berusia 13 hingga 15 tahun itu dirawat di dua tempat berbeda. Sebagian menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, sementara lainnya menjalani observasi di klinik swasta setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi seluruh korban sudah membaik dan masih dalam pantauan tim medis. Kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta Dinas Kesehatan untuk memastikan perawatan maksimal,” ujar Bambang, Jumat (24/10/2025).

Pihak Polres Malang juga masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang sebelumnya diambil dari lokasi sekolah.

Sementara itu, operasional dapur penyedia makan bergizi gratis (SPPG Malang Kepanjen Mangunrejo) telah dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Badan Gizi Nasional telah menghentikan sementara operasional dapur SPPG Malang Kepanjen Mangunrejo untuk kepentingan investigasi. Langkah ini diambil sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM,” jelas Bambang.

AKP Bambang menyebut, penghentian sementara tersebut juga dimaksudkan agar pihak pengelola dapat melengkapi standar operasional prosedur (SOP) sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.

Ia memastikan kepolisian akan terus mengawal proses investigasi hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

“Kami mendukung langkah evaluasi yang dilakukan agar ke depan program makanan bergizi gratis bisa berjalan lebih aman dan memenuhi standar kesehatan,” pungkas Bambang. (Diky/Kdr)

Berita Terkait

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total
GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar
25 Advokat Dampingi Amir, Siap Bawa Kasus ke DPRD dan Ajukan Penangguhan Penahanan
Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan
PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!
Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.
Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:22 WIB

Vonis 2 Bulan, Nyawa Melayang AMI Sebut Pengadilan Negeri Surabaya Gagal Total

Kamis, 2 April 2026 - 01:57 WIB

GS Korban Fitnah , Tuduhan Sebagai Bandar Narkoba di Jermal XV Sesat dan Tidak Berdasar

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:23 WIB

25 Advokat Dampingi Amir, Siap Bawa Kasus ke DPRD dan Ajukan Penangguhan Penahanan

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:08 WIB

PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31 WIB

Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:37 WIB

Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:28 WIB

Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.

Berita Terbaru