Breaking News

Posko Aksi Rakyat Jatim Direcoki Oknum Tak Jelas: isi Kotak Donasi Disikat, Terop Dirusak, Ada Apa di Balik Tujuan ini

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryaindonesia.net || Surabaya – Suasana dini hari Senin (25/8/2025) mendadak mencekam di kawasan Jalan Pemuda, Surabaya, tepat di depan Gedung Negara Grahadi. Posko Aksi Rakyat Jawa Timur Menggugat gerakan No Viral No Justice yang dipimpin oleh Cak Sholeh. Yang baru berdiri sebagai pusat koordinasi aksi akbar 3 September mendatang, digedor sejumlah orang tak dikenal. Peristiwa itu berujung pada hilangnya sejumlah barang donasi, terop yang dirusak, serta kotak uang donasi yang dipecah dan diambil isinya.

Menurut keterangan koordinator lapangan, Musfik, kejadian itu pertama kali diketahui relawan saat melakukan pengecekan rutin sekitar pukul 02.30 WIB. “Kami kaget mendapati posko sudah berantakan, kotak donasi pecah, sebagian barang bantuan untuk aksi hilang. Ini jelas bukan kejadian biasa, ada indikasi upaya mengganggu gerakan rakyat,” ujarnya dengan nada kecewa.

Peristiwa itu memicu tanda tanya besar di kalangan relawan maupun simpatisan. Aksi Rakyat Jatim Menggugat yang selama ini digadang sebagai gerakan murni masyarakat untuk menyuarakan perubahan, justru mendapatkan teror berupa perusakan dan perampokan. “Ada apa dan siapa di balik perusakan ini? Kenapa posko rakyat yang hanya menyampaikan aspirasi harus diperlakukan seperti ini?” tambah Musfik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain merusak sarana dan prasarana posko, pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut juga menggasak sejumlah perlengkapan logistik. Terop yang sudah berdiri dirusak sebagian, membuat suasana posko tak lagi tertata rapi. Sementara itu, relawan mendata kerugian mencapai jutaan rupiah dari hilangnya uang donasi maupun barang yang dicuri.

Hingga kini, relawan masih berkoordinasi untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian setempat. Mereka berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas siapa dalang di balik insiden ini, agar aksi yang akan digelar pada 3 September 2025 tetap berjalan aman dan tertib.

Di sisi lain, simpati masyarakat mulai mengalir setelah kabar perusakan posko tersebar. Beberapa tokoh masyarakat menilai tindakan semacam itu merupakan bentuk intimidasi terhadap suara rakyat. “Aksi rakyat adalah hak demokratis. Jika posko saja diganggu, bagaimana dengan aksi nanti?” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Meski diterpa kejadian tidak menyenangkan, para relawan menegaskan bahwa aksi tetap akan digelar sesuai rencana. “Kami tidak akan mundur sedikit pun. Justru ini semakin menguatkan tekad kami untuk menyuarakan aspirasi rakyat Jawa Timur demi perubahan yang lebih baik,” tegas Musfik.

Berita Terkait

Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan
PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!
Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.
Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.
Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap
Mengungkap Dugaan, Dibalas Tersangka: Kisah Wartawan Amir dan Bayang-Bayang Abuse of Power
Diskusi Kebangsaan Perkuat Komitmen PMKRI Meneguhkan Pancasila

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:08 WIB

PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31 WIB

Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:37 WIB

Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:28 WIB

Di jalur Selat – Sidemen – Klungkung, jalan bukan lagi sekadar rusak. Ini sudah berubah menjadi jalur maut.

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:25 WIB

Jangan Terkecoh OTT Wartawan Amir: Dugaan Skema Rehabilitasi Narkoba, ‘Bambu Penyangga’, dan Taruhan Jabatan Terungkap

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:21 WIB

Mengungkap Dugaan, Dibalas Tersangka: Kisah Wartawan Amir dan Bayang-Bayang Abuse of Power

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:55 WIB

Diskusi Kebangsaan Perkuat Komitmen PMKRI Meneguhkan Pancasila

Berita Terbaru