Breaking News

Kurang perhatian dari dinas terkait sehingga Galian tak berizin menjamur dan Makin Merajalela di kabupaten Jembrana

Kamis, 29 Juni 2023 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembrana , Surya Indonesia.net – Tidak adanya penataan dan penertiban Galian C yang tidak berizin di Jembrana Makin menjamur dan  Merajalela. Kenapa bisa  galian di Jembrana tanpa ada izin bisa beroperasi setiap saat, misalnya milik Bapak Buyang di Desa Peh, Kecamatan Negara. Apakah ada oknum yang membekengi dibalik semua itu. Soalnya mengurus izin usaha galian membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu bisa untuk APBD Jembrana bisa meningkat. Jangan sampai awak media salah tafsir. Setelah team Surya Indonesia investigasi di Desa tersebut ada beberapa galian yang tidak memiliki izin usaha galian.

Kami hawatir kalau penggali seperti ini bisa merusak alam lingkungan sekitar tetutama di area desa tersebut, misalnya bencana longsor dan banjir pada musim penghujan. Apalagi penggali ini mengerjakannya secara manual. Jadi otomatis para penggsli tidak main perhitungan alias sukur gali.

Per hari ada kurang lebih 5 ( lima) sampai 7 (tujuh) mobil jenis Cold Diesel mengangkut tanah hasil galian. Kalau itu dikoordinir secara rapi bisa untuk retribusi desa tersebut. Misalnya untuk pembangunan jalan desa dan juga untuk kas desa. Setiap tambang memasang tarif berbeda-beda. Sampai saat ini Mereka tetap beroperasi dan berjalan lancar tanpa ada teguran dan penertiban oleh dinas.  Seolah-olah pihak Dinas tidak mau peduli akan galian c yang makin merajalela.  ( Tejo )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan
Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)
AMI Laporkan Dua Oknum DPRD Surabaya ke Kejari Tanjung Perak, Diduga Oknum Fraksi PKS Embat Dana Reses
Bintara di Polres Karanganyar, resmi diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas kepolisian
Akhir dari pelarian dari sang Raja Narkoba, cerita Saat akan ditangkap, Ko Erwin.
Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Linmas Amankan Perompesan Pohon di Depan Kantor Desa Sumerta Kauh
Polsek Rogojampi Bongkar Peredaran Pil Trex di Kalangan Remaja, Satu Pengedar Diciduk
Respon cepat Polda Bali mengungkap Pelaku Penculikan WNA Ukraina. Terbitkan DPO dan Red Notice

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 13:31 WIB

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:01 WIB

Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:14 WIB

AMI Laporkan Dua Oknum DPRD Surabaya ke Kejari Tanjung Perak, Diduga Oknum Fraksi PKS Embat Dana Reses

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:09 WIB

Bintara di Polres Karanganyar, resmi diberhentikan tidak dengan hormat dari dinas kepolisian

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:06 WIB

Akhir dari pelarian dari sang Raja Narkoba, cerita Saat akan ditangkap, Ko Erwin.

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:53 WIB

Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Linmas Amankan Perompesan Pohon di Depan Kantor Desa Sumerta Kauh

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:19 WIB

Polsek Rogojampi Bongkar Peredaran Pil Trex di Kalangan Remaja, Satu Pengedar Diciduk

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:26 WIB

Respon cepat Polda Bali mengungkap Pelaku Penculikan WNA Ukraina. Terbitkan DPO dan Red Notice

Berita Terbaru