Denpasar, Surya Indonesia.net – Malang benar nasib yang dialami GOD (34), pengemudi ojek online asal Batubulan, Gianyar. Niat mencari nafkah pada dini hari justru berujung petaka. Setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Pura Demak Barat, Denpasar, telepon genggam yang menjadi alat kerjanya malah raib diduga dicuri saat dirinya terkapar kesakitan di lokasi kejadian.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu GOD sedang dalam perjalanan menjemput penumpang. Namun ketika melintas di Jalan Pura Demak Barat, motornya diduga diserempet kendaraan lain hingga kehilangan kendali dan terjatuh.
Benturan keras membuatnya terjungkal ke aspal. Ia bahkan sempat tidak sadarkan diri beberapa saat sebelum akhirnya siuman dalam kondisi tubuh penuh nyeri.
“Saya sedang jalan mau jemput penumpang. Tiba-tiba diserempet dari samping. Setelah jatuh saya sempat tidak sadar,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (18/6/2026).
Belum sempat pulih dari syok akibat kecelakaan, cobaan lain justru datang. Saat sejumlah orang berdatangan dan mengerumuni lokasi kejadian, GOD berharap ada yang memberikan pertolongan. Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan.
Di tengah kondisinya yang tidak berdaya, telepon genggam miliknya yang terjatuh di lokasi ternyata hilang. Padahal perangkat tersebut merupakan alat utama yang digunakannya untuk menerima order sebagai pengemudi ojek online.
“Tak semua orang yang datang itu niat membantu. Ada yang malah mengambil HP saya yang jatuh,” ujarnya.
( red)

























