Mengwi, Surya Indonesia.net – Aksi pencurian dengan modus tukar uang terjadi di Mini Market Adi Jaya, Banjar Pempatan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung, Senin (15/6) sekitar pukul 18.40 WITA. Pelaku yang diduga seorang pria dewasa berpura-pura menukar uang pecahan saat berbelanja di toko tersebut hingga menggasak uang tunai sekitar Rp 1,1 juta. Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan rekamannya kemudian beredar luas di media sosial.
Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan berdasarkan penyelidikan sementara, kejadian bermula ketika pelaku datang ke minimarket untuk membeli dua buah es krim. Saat melakukan pembayaran, pelaku menyerahkan uang pecahan Rp 100.000 kepada kasir bernama Ni Kade Mahoni Gunantari, 20.
“Setelah menerima uang kembalian, pelaku meminta kepada kasir untuk menukar uang pecahan Rp 100.000 yang kondisinya lebih baik. Pelaku kemudian menyerahkan dua lembar uang pecahan Rp 50.000 kepada kasir,” ujar Aiptu Inastuti, Kamis (18/6).
Gunantari sempat memberikan uang pecahan Rp 100.000 yang dianggap lebih baik kepada pelaku. Namun pelaku tidak berkenan menerima uang tersebut. Karena terus ditolak, Gunantari kemudian mempersilakan pelaku memilih sendiri uang pecahan Rp 100.000 yang diinginkannya dari beberapa lembar uang yang ditunjukkan.
“Saat kasir menyerahkan sejumlah uang untuk dipilih, pelaku mengambil satu lembar uang yang dianggap sesuai. Namun tanpa disadari kasir, pelaku diduga turut mengambil sejumlah uang lain yang ikut ditunjukkan,” beber Aiptu Inastuti.
Aksi tersebut baru diketahui setelah operasional toko berakhir dan dilakukan pengecekan kas. Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya selisih kekurangan uang kas sebesar kurang lebih Rp 1,1 juta. Atas kejadian tersebut, pihak toko kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Mengwi.
Mendapat laporan tersebut, personel Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Mengwi yang dipimpin Pawas Ipda Gede Sudiasa langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta mengecwek rekaman CCTV.
( red)

























