Denpasar, Surya Indonesia.net – pesta Arak Membawa Petaka yang mencekam, Pesta Miras yang di akhiri petaka dan Berujung Berdarah diterima oleh seorang Pria Asal Sumba dan Ambruk yang dadanya Ditikam
Malam kelam dan Jahanam di daerah seputaran jalan Gunung Lumut! Korban pria asal sumba Terkapar di Kamar 20, dan Pelaku Berinisial RB Kini Buron
Lagi-lagi, minuman keras (miras) kembali memicu aksi kriminalitas jalanan dan merusak kedamaian Pulau Dewata. Sebuah rumah kos di Jalan Gunung Lumut Gang Dahlia, Padangsambian Klod, Denpasar Barat mendadak mencekam setelah terjadi insiden penusukan sadis pada Rabu (20/5) malam!
Yulius Dapa Yora, seorang pemuda berusia 26 tahun asal Sumba Tengah, NTT, ditemukan tergeletak tak berdaya dengan luka tusuk menganga tepat di bagian tengah dadanya.
Dari informasi yang di himpunan Berawal dari Kongkow dan Tenggak Arak Bersama!
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, membeberkan bahwa tragedi berdarah ini dipicu oleh pengaruh alkohol. Sebelum keributan pecah sekitar pukul 22.25 WITA, sejumlah penghuni kos dilaporkan asyik berkumpul sambil menenggak miras jenis arak. Diduga hilang kendali akibat mabuk, adu mulut pun berujung pada tindakan nekat.
Saksi di lokasi sempat mendengar teriakan histeris dan melihat terduga pelaku naik ke lantai atas, sementara Yulius sudah bersimbah darah di Kamar Nomor 20. Beruntung, pecalang setempat dan tim medis PMI/BPBD bergerak cepat mengevakuasi korban ke RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah untuk penanganan intensif.
“Hingga saat ini pelaku belum ditemukan dan masih dilakukan pengejaran. Pemicu penusukan masih kami dalami, dugaan awal dipengaruhi minuman keras,” tegas Kompol Ni Wayan Adnyani, Jumat (22/5).
Polisi dari polsek Denpasar Barat sudah mengantongi Rekaman CCTV, dari rumah kost tersebut jangan pernah bisa berharap jika bisa lolos dan lari.
Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat kini tengah memburu pria berinisial RB yang diduga kuat sebagai eksekutor penusukan. Sebilah pisau penuh bercak darah dan rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan polisi untuk melacak pelarian pelaku. Tinggal tunggu waktu sampai pelaku diseret ke jeruji besi!
Nyawa nyaris melayang hanya karena ego yang tersulut alkohol. Sampai kapan pesta miras berujung darah seperti ini terus berulang di lingkungan kos-kosan?
( red )

























