Breaking News

Jro Tunjung: Kain Poleng Cerminan Rwa Bhineda dan Keseimbangan Hidup

Senin, 4 Mei 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Surya Indonesia.net – Kain poleng yang menjadi salah satu simbol khas Pulau Bali tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap adat, tetapi juga mengandung makna filosofis mendalam tentang keseimbangan alam semesta. Di Pulau Seribu Pura, kain bermotif kotak-kotak ini kerap dijumpai di berbagai tempat sakral, seperti pura dan pepohonan yang dianggap memiliki nilai spiritual tinggi.

Masyarakat Bali meyakini kain poleng sebagai simbol keharmonisan antara dua kekuatan, baik dan buruk. Selain digunakan dalam upacara keagamaan, kain poleng juga sering dikenakan oleh pecalang sebagai identitas sekaligus perlindungan secara niskala. Keberadaannya menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas.

Seorang penekun spiritual asal Bali, Jro Tunjung, menjelaskan bahwa kain poleng memiliki tiga warna utama, yakni hitam, putih, dan abu-abu yang merepresentasikan konsep Rwa Bhineda. “Hitam dan putih melambangkan dua sisi kehidupan, suka dan duka. Sedangkan abu-abu adalah penengah yang mengajarkan kita untuk tetap tenang dan bijaksana,” ujarnya kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Jro Tunjung mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan penggunaan senteng poleng maupun wastra poleng sebagai bagian dari warisan leluhur Bali. Menurutnya, kain poleng tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi simbol penting dalam menjaga keseimbangan alam serta mempererat hubungan manusia dengan semesta.

“Melalui pelestarian kain poleng, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga merawat harmoni kehidupan agar tetap seimbang antara sekala dan niskala,” tutupnya.

 

(Irn)

Berita Terkait

Bekerja untuk Masyarakat, TMMD Lotim Bangun Sumur Bor di Lenek Lauk
Sumur Bor TMMD di Lapangan Nasional Selong Segera Capai Target 65 Meter
TMMD Ke-128 Kodim 1615, Progres Sumur Bor Capai Lebih dari 50 Persen
Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter
Sinergi TNI dan Masyarakat Berjibaku membangun RTLH pada kegiatan non fisik TMMD ke 128 tahun 2026 di Desa Pempatan 
Progres pembangunan lapangan voly Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah mencapai 80 persen
Pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem di Desa Pempatan mencapai 80 persen.
Progres pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem capai 80 persen

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:39 WIB

Jro Tunjung: Kain Poleng Cerminan Rwa Bhineda dan Keseimbangan Hidup

Senin, 4 Mei 2026 - 09:05 WIB

Bekerja untuk Masyarakat, TMMD Lotim Bangun Sumur Bor di Lenek Lauk

Senin, 4 Mei 2026 - 06:38 WIB

Sumur Bor TMMD di Lapangan Nasional Selong Segera Capai Target 65 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:32 WIB

Sumber Air Kian Dekat, Sumur Bor TMMD Lotim Tembus 44 Meter

Senin, 4 Mei 2026 - 06:26 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Berjibaku membangun RTLH pada kegiatan non fisik TMMD ke 128 tahun 2026 di Desa Pempatan 

Senin, 4 Mei 2026 - 06:25 WIB

Progres pembangunan lapangan voly Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem sudah mencapai 80 persen

Senin, 4 Mei 2026 - 06:23 WIB

Pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem di Desa Pempatan mencapai 80 persen.

Senin, 4 Mei 2026 - 06:21 WIB

Progres pembangunan lapangan voly oleh Satgas TMMD ke – 128 Kodim 1623/Karangasem capai 80 persen

Berita Terbaru