Breaking News

Polsek Denbar Ungkap Prostitusi Online, Anak Dibawah Umur Dijual Di MiChat

Jumat, 2 Agustus 2024 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar , Surya Indonesia.net – Kepolisian Sektor Denpasar Barat (Polsek Denbar) Polresta Denpasar mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan anak-anak di Denpasar. Para korban dijual ke pria hidung belang lewat aplikasi MiChat.

Kapolsek Denbar Kompol Laksmi Trisnadewi W., S.H, S.I.K., mengungkapkan para korban dijual dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp. 400 ribu sekali kencan.

Kasus ini terungkap setelah tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Dian Eka Ananta, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar terkait adanya praktik prostitusi yang ironisnya digeluti oleh anak-anak dibawah umur. Berbekal informasi tersebut pihak Kepolisian melakukan penyelidikan, saat itu benar didapati kegiatan prostitusi online disebuah rumah kos elit yang beralamat di jalan Lange IX Desa Pemecutan Kelod Kecamatan Denpasar Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Opsnal Reskrim kami menerima laporan dan Informasi dari masyarakat selanjutnya menggali informasi tersebut dilapangan dan menemukan dua orang anak dibawah umur yang sedang menjajakan diri secara online melalui aplikasi MiChat”, kata Kompol Laksmi dalam keterangan press conferencenya, Jumat (2/8/2024).

“Benar saja, dari transaksi online tersebut, berhasil diamankan dua orang anak dibawah umur berinisial DNA, perempuan, usia 16 tahun dan NNI, perempuan, usia 17 tahun sedang menjajakan diri menggunakan aplikasi Hijau atau dikenal dengan sebutan MiChat. Saat penggerebekan DNA baru saja melayani seorang laki-laki berinisial MP, sedangkan NNI saat itu kebetulan standbay menunggu bookingan tamu dilokasi tersebut”, jelasnya.

Ditambahkannya, “dari hasil interogasi keduanya oleh anggota reskrim diperoleh keterangan bahwa mereka dalam melakukan perbuatan tersebut dibantu oleh dua orang berinisial KAW, laki-laki, 23 tahun, asal Denpasar dan RMF, laki-laki, 17 tahun juga asal Denpasar. Menurut keterangan DNA bahwa tersangka KAW memasarkan dirinya melalui aplikasi Hijau (MiChat) dengan harga Rp. 200 ribu per sekali kencan sedangkan KAW mendapatkan komisi Rp. 50 ribu. Dan untuk RMF memasarkan DNA dengan harga Rp. 200 ribu sampai Rp. 400 ribu per sekali kencan, RMF sendiri mendapatkan komisi antara Rp.50 ribu sampai Rp.150 ribu per satu tamu yang berkencan dengan DNA. Sedangkan NNI memasarkan dirinya dibantu oleh KAW yang merupakan pacarnya sendiri”, imbuh Kapolsek Denbar.

Tindakan Kepolisian yang telah dilakukan antara lain melakukan penangkapan terhadap pelaku KAW dan RMF, melakukan penyitaan barang bukti, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, memeriksakan barang bukti yang disita secara digital forensik ke Direktorat Krimsus Polda Bali dan melakukan pemberkasan penyidikan.

( Ags )

Berita Terkait

Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga Ditutup-Tutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum
Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pengedar Narkoba, Sita 42,9 Gram Sabu
Pesta Miras di Kos Denpasar Berujung petak , pria sumba ambruk bersimbah darah.
Polisi Evakuasi Pria Bawa Sajam dan Ancam Pengguna Jalan di Sumberpucung
Polisi Selidiki Penemuan Bayi Laki-laki Meninggal di Pinggir Jalan Karangploso Malang
Diduga Rekayasa BAP dan Pemalsuan Tanda Tangan hingga Seret Warga ke Penjara, CB dan ERW Dilaporkan ke Polda Sumut
Terungkap Motif Bullying Berujung Maut, Empat Pelaku Bunuh Rekan Kerja di Darmasaba
Bongkar Sindikat TPPO Anak, Polisi Blitar Kota Tetapkan Lima Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:09 WIB

Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga Ditutup-Tutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:38 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pengedar Narkoba, Sita 42,9 Gram Sabu

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:56 WIB

Pesta Miras di Kos Denpasar Berujung petak , pria sumba ambruk bersimbah darah.

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:09 WIB

Polisi Evakuasi Pria Bawa Sajam dan Ancam Pengguna Jalan di Sumberpucung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:05 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Bayi Laki-laki Meninggal di Pinggir Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:28 WIB

Diduga Rekayasa BAP dan Pemalsuan Tanda Tangan hingga Seret Warga ke Penjara, CB dan ERW Dilaporkan ke Polda Sumut

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:30 WIB

Terungkap Motif Bullying Berujung Maut, Empat Pelaku Bunuh Rekan Kerja di Darmasaba

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:54 WIB

Bongkar Sindikat TPPO Anak, Polisi Blitar Kota Tetapkan Lima Tersangka

Berita Terbaru

Pendidikan

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:55 WIB

Serba-Serbi

Poldasu Pastikan Situasi Medan Aman Pascablackout Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:47 WIB