Breaking News

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan pentingnya Indonesia memperkuat kekuatan udara di tengah cepatnya perubahan lanskap

Senin, 2 Maret 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Surya Indonesia.net – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan pentingnya Indonesia memperkuat kekuatan udara di tengah cepatnya perubahan lanskap peperangan global.

Dalam kuliah umum di Gedung Lemhannas, SBY mengingatkan bahwa dunia telah memasuki era perang modern yang tidak lagi sepenuhnya bertumpu pada kekuatan darat. Ia menyoroti munculnya perang siber, kecerdasan buatan (AI), robotik, hingga strategi di luar pola pikir konvensional sebagai faktor yang kini menentukan dalam pertahanan negara.

“Dunia AI, dunia robotik, dunia beyond conventional thinking, conventional warfare, kita harus siap. Jadi jangan takut,” ujar SBY.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Indonesia tidak bisa terus bergantung pada doktrin lama yang menempatkan angkatan darat sebagai kekuatan utama. Dalam konteks ancaman modern, kekuatan udara (air power) justru menjadi sangat krusial.

“Dulu seolah-olah untuk Indonesia diutamakan angkatan darat atau army. Sekarang, air power ini sangat penting,” tegasnya.

SBY juga memancing pemikiran dengan skenario serangan udara terhadap objek vital nasional. Ia mempertanyakan kesiapan Indonesia jika terjadi air strike yang menyasar Jakarta, industri pertahanan di Bandung, Surabaya, dan kota strategis lainnya.

Ia menjelaskan bahwa doktrin pertahanan keamanan rakyat semesta (Hankamrata) di masa lalu berfokus pada menghadang musuh di perbatasan, mempertahankan wilayah pantai dan pulau besar, hingga perang gerilya. Namun perkembangan teknologi militer membuat pola serangan kini bisa berlangsung sangat cepat dan langsung menghantam pusat pemerintahan maupun objek vital.

Karena itu, SBY menekankan Indonesia perlu membangun sumber daya manusia, meningkatkan keterampilan, serta menyusun kebijakan pertahanan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

( red)

Berita Terkait

Sakral dan Penuh Makna, Upacara Mabyakala Digelar di Desa Pemecutan Kaja Denpasar
Bekali Skill Nyata, Lapas Tabanan Latih Warga Binaan Pangkas Rambut
*Gelar Strong poin Pagi, Polsek Selemadeg barat Pastikan arus Lalu lintas Lancar*
*Strong Point Polsek Baturiti di Pasar Baturiti, Arus Lalu Lintas Terkendali*  
*Apel Pagi Polsek Baturiti Tekankan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat*  
*Monitoring Stok BBM di Wilayah Baturiti, Ketersediaan Aman dan Tanpa Antrean*
*Truk Mogok di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Arus Lalin Sempat Terganggu di seputaran Pucuk, Bantas*
*Unit Intel polsek seltim Galang warga masyarakat gali informasi*

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:14 WIB

Sakral dan Penuh Makna, Upacara Mabyakala Digelar di Desa Pemecutan Kaja Denpasar

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bekali Skill Nyata, Lapas Tabanan Latih Warga Binaan Pangkas Rambut

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:28 WIB

*Gelar Strong poin Pagi, Polsek Selemadeg barat Pastikan arus Lalu lintas Lancar*

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:25 WIB

*Apel Pagi Polsek Baturiti Tekankan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat*  

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:23 WIB

*Monitoring Stok BBM di Wilayah Baturiti, Ketersediaan Aman dan Tanpa Antrean*

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:21 WIB

*Truk Mogok di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Arus Lalin Sempat Terganggu di seputaran Pucuk, Bantas*

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:20 WIB

*Unit Intel polsek seltim Galang warga masyarakat gali informasi*

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:17 WIB

*Strong Point Pagi Hari, Polsek Pupuan Hadirkan Pelayanan Maksimal Demi Kelancaran Aktivitas Masyarakat*

Berita Terbaru

Hukum

Kuasa Hukum Pemohon Tersangka Prapid Tertunduk Lemas

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:47 WIB