Breaking News

Atlet Cilik Dari 345 Berbagai Daerah Bayuangga Pushbike Street Race 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo

    SURYA

indonesia.Net

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sabtu  31 Oktober 2026

  Dari 345 atlet cilik meramaikan Bayuangga Pushbike Street Race 2026 yang digelar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, tepat di depan Kantor Wali Kota Probolinggo, Sabtu (31/10). Event berskala nasional ini diikuti peserta dari berbagai daerah, mulai dari Kalimantan, Bali, hingga sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan komunitas Bayuangga Warrior Pushbike Probolinggo bersama Asosiasi Pushbike Indonesia (ASPINA) Kota Probolinggo, sebagai wadah resmi komunitas olahraga pushbike atau sepeda tanpa pedal di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Probolinggo.

Sebanyak 345 peserta berkompetisi dalam enam kelompok umur berdasarkan tahun kelahiran, yakni 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024. Peserta termuda berusia dua tahun. Dengan sepeda tanpa pedal, para atlet cilik ini menunjukkan keberanian dan kemampuan menjaga keseimbangan saat melaju di lintasan perlombaan.

Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin, membuka secara resmi ajang tersebut. Dalam pernyataannya, istri Wali Kota Aminuddin itu menyampaikan bahwa olahraga pushbike bagi anak usia 2–7 tahun tidak hanya menjadi sarana aktivitas fisik, tetapi juga salah satu upaya mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai (gadget) serta melatih jiwa kompetitif sejak dini.

“Melalui olahraga, anak-anak dapat mengembangkan keberanian, belajar menghadapi tantangan, dan membangun rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan,” ucapnya.

Penyelenggaraan Bayuangga Pushbike Street Race 2026 juga bertepatan dengan event Mango Carnival of Indonesia 2026. Evariani berharap kehadiran peserta dari berbagai daerah dapat turut memperkenalkan Kota Probolinggo sebagai salah satu daerah penghasil mangga unggulan. Ia juga mengajak para peserta dan keluarga untuk membawa pulang mangga khas Kota Probolinggo sebagai buah tangan setelah mengikuti perlombaan.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Probolinggo, Harry Pramono, mengatakan bahwa penyelenggaraan event ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet pushbike sejak usia dini. Sekaligus bentuk apresiasi kepada atlet-atlet cilik Kota Probolinggo yang telah aktif mengikuti berbagai kompetisi di luar daerah.

“Melalui event ini, kami ingin memberikan ruang bagi atlet-atlet cilik untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Anak-anak Kota Probolinggo juga sudah sering mengikuti kompetisi di berbagai daerah, bahkan tidak sedikit yang berhasil membawa pulang medali kemenangan,” ujarnya.

Ketua ASPINA Kota Probolinggo, Edo, menambahkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Bayuangga Pushbike Street Race 2026 tidak terlepas dari kekompakan komunitas serta dukungan para orang tua yang konsisten mendampingi anak-anak mereka.

“Event ini bisa terlaksana berkat kekompakan para orang tua yang sangat mendukung kegiatan anak-anaknya. Dukungan tersebut penting karena dalam olahraga pushbike, anak-anak membutuhkan pendampingan agar tetap semangat berlatih dan berani mengikuti kompetisi,” kata Edo.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 35 anak binaan pushbike di Kota Probolinggo dengan rentang usia 3–7 tahun. Mereka menjalani latihan rutin di GOR Mastrip setiap Selasa, Kamis, dan Minggu sebagai bagian dari pembinaan kemampuan sebelum mengikuti berbagai ajang perlombaan.

Antusiasme peserta juga terlihat dari keikutsertaan anak-anak yang masih berusia sangat dini. Vivi, salah satu orang tua peserta asal Situbondo yang anaknya lahir pada 2024, mengatakan bahwa Bayuangga Pushbike Street Race 2026 merupakan ajang kedua yang diikuti sang anak.

Menurut Vivi, pada usia tersebut, kemenangan belum menjadi prioritas utama. Hal terpenting adalah memastikan anak tetap nyaman dan memiliki suasana hati yang baik selama mengikuti perlombaan. “Alhamdulillah, selalu bagus mood-nya. Namun, menjaga mood di sini butuh perhatian ekstra,” ungkapnya.

   ( Yib-mas )

Berita Terkait

Resmi Dilantik, Elim Tyu Samba Siapkan Strategi KONI Kota Blitar Menuju Porprov 2027
Lea Mahdarina Bawa PMM Kota Malang Makin Solid, Sukses Gelar GOSUKO di Bedengan
Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin:  Spesial Seluruh Pecinta Sepak Bola
Dari 17 Atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo, Prestasi Kejurnas Taekwondo Indonesia Super Fight 2026
Meriahkan HUT ke-81 TNI, Kodim 0833 Malang Gelar Open Tournament Domino ORADO 101
64 Jurnalis Bertanding di Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026, ORADO Jatim Dorong Domino Jadi Olahraga Prestasi
Turnamen Catur Antar-RT RW 16 JRS Berakhir, RT 02 Raih Juara Pertama RT07 runner-up dan RT 05 di juara ketiga
PABERSI Kota Malang Cetak Sejarah, Sabet Juara Umum Kejurprov Junior 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Atlet Cilik Dari 345 Berbagai Daerah Bayuangga Pushbike Street Race 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Resmi Dilantik, Elim Tyu Samba Siapkan Strategi KONI Kota Blitar Menuju Porprov 2027

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Lea Mahdarina Bawa PMM Kota Malang Makin Solid, Sukses Gelar GOSUKO di Bedengan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin:  Spesial Seluruh Pecinta Sepak Bola

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Dari 17 Atlet Taekwondo Kabupaten Probolinggo, Prestasi Kejurnas Taekwondo Indonesia Super Fight 2026

Minggu, 27 September 2026 - 17:53 WIB

Meriahkan HUT ke-81 TNI, Kodim 0833 Malang Gelar Open Tournament Domino ORADO 101

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:18 WIB

64 Jurnalis Bertanding di Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026, ORADO Jatim Dorong Domino Jadi Olahraga Prestasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Turnamen Catur Antar-RT RW 16 JRS Berakhir, RT 02 Raih Juara Pertama RT07 runner-up dan RT 05 di juara ketiga

Berita Terbaru