BADUNG, Surya Indonesia.net — Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A Provinsi Bali) menggelar pelatihan sanggul dan tata rias bagi perempuan di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Pemberdayaan Perempuan di Bidang Sosial dan Ekonomi Tahun Anggaran 2026 dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” yang bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Pelatihan yang dipusatkan di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Perbekel Desa Dalung, Jalan Raya Dalung No.43 ini diikuti 20 peserta perempuan. Materi yang diberikan meliputi teknik make up dasar hingga sanggul Bali. Selain meningkatkan keterampilan ekonomi, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pelestarian budaya lokal yang masih lekat dalam kehidupan masyarakat Bali.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Hak Perempuan (PPHP) Dinsos P3A Provinsi Bali, Ni Nyoman Cahayawati, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat peran perempuan di sektor ekonomi rumah tangga. “Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan perempuan, terutama dari sisi ekonomi. Keterampilan tata rias dan sanggul Bali juga menjadi bagian dari pelestarian budaya yang masih sangat dibutuhkan dalam kegiatan adat,” ujarnya.
Menurut Cahayawati, kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Forum PUSPA Provinsi Bali, Forum PUSPA Kabupaten Badung, Pemerintah Kabupaten Badung, serta Pemerintah Desa Dalung.

Sementara itu, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Badung, Ni Nyoman Ayu Surthini, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan keterampilan perempuan di tingkat desa.
Ia juga menjelaskan bahwa Forum PUSPA Badung memiliki sejumlah program yang telah berjalan, seperti bantuan bagi ibu dan anak, kegiatan pertemuan dan arisan, hingga kegiatan sosial bersama anak panti asuhan. Ke depan, pihaknya juga akan menyasar anak-anak disabilitas serta masyarakat kurang mampu, termasuk penguatan di bidang kesehatan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dan Klinik Putu Parwata.
“Kami juga mendorong pelatihan lainnya seperti memasak agar ibu-ibu di Badung mampu mengembangkan UMKM, baik di bidang kuliner maupun kerajinan,” jelasnya.
Perbekel Desa Dalung turut menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desa tersebut sebagai lokasi pelaksanaan program. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan adat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi perempuan.
Selain pelatihan, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung, peragaan hasil rias dan sanggul peserta, serta sesi foto bersama. Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari Ketua Forum PUSPA Kabupaten Badung kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
(Irn)

























