Tabanan, Surya Indonesia.net – Pemerintah Kabupaten Tabanan alokasikan anggaran Rp26,3 miliar untuk mempercepat perbaikan jalan rusak di wilayah tersebut pada 2026 ini. Dana tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung, BKK Kota Denpasar, serta APBD Tabanan.
Berdasarkan data terbaru, total panjang jalan di Tabanan mencapai 871,998 kilometer. Dari jumlah itu, kondisi jalan rusak berat tersisa 4,08 persen atau sepanjang 35,586 kilometer. Sementara jalan dengan kondisi mantap telah mencapai 95,92 persen atau sepanjang 836,412 kilometer.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan, I Gede Partana, mengatakan percepatan pembenahan infrastruktur merupakan arahan Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya.
“Pembenahan infrastruktur pada 2026 terus dikebut. Untuk penanganan jalan rusak sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp26,3 miliar,” ujarnya,
Ia menjelaskan, penanganan jalan rusak berat menjadi prioritas. “Sementara jalan rusak ringan akan tertangani melalui pemeliharaan rutin, dan rusak sedang masuk program pemeliharaan berkala,” sambungnya.
Dari sisi sebaran, Kecamatan Kediri memiliki panjang jalan terbesar mencapai 114,933 kilometer, disusul Kecamatan Penebel sepanjang 111,794 kilometer dan Kecamatan Selemadeg Timur 109,534 kilometer. Kecamatan Selemadeg Barat tercatat memiliki panjang jalan 105,900 kilometer, sedangkan yang terpendek berada di Kecamatan Selemadeg dengan panjang 51,978 kilometer.
Dengan capaian jalan mantap yang telah melampaui 95 persen, Pemkab Tabanan menargetkan pemerataan kualitas infrastruktur jalan dapat terus ditingkatkan pada 2026.
( red)

























