Breaking News

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | SURYA INDONESIA || – Aliansi Madura Indonesia (AMI) menunjukkan langkah tegas dalam merespons polemik yang melibatkan Abu Bakar Al Habsyi.  AMI secara resmi melaporkan persoalan tersebut kepada Presiden Republik Indonesia melalui Sekretariat Negara Republik Indonesia (Setneg).

Pernyataan Abu Bakar yang ramai terkait narkoba itu disampaikannya di Madura saat rapat dengan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. Rapat tersebut digelar pada Selasa (7/4) yang lalu. Detik.com (14/4/)

Selanjutnya, Langkah ini menjadi bentuk eskalasi serius setelah sebelumnya AMI melayangkan kritik keras dan desakan terbuka kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), namun dinilai belum menunjukkan sikap tegas terhadap kadernya tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar SE, SH menegaskan bahwa pelaporan ke Presiden bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga marwah ulama dan kehormatan masyarakat Madura.

“Hari ini kami resmi melaporkan ke Presiden melalui Setneg. Ini bukan gertakan. Ini langkah nyata kami agar persoalan ini mendapat perhatian langsung dari kepala negara,” tegas Baihaki dalam keterangannya (17/4).

Menurutnya, polemik yang ditimbulkan telah melukai perasaan publik, khususnya kalangan ulama dan masyarakat Madura, sehingga tidak bisa diselesaikan hanya dengan klarifikasi atau permintaan maaf.

“Kami tegaskan, ini bukan persoalan sepele. Ini menyangkut kehormatan. Kalau hanya diselesaikan dengan kata maaf, maka ke depan akan menjadi preseden buruk,” lanjutnya.

AMI menilai, sikap PKS dalam merespons polemik ini akan menjadi tolok ukur komitmen partai terhadap etika publik dan penghormatan terhadap ulama.

“Kami minta DPP PKS tidak diam. Ini ujian moral. Kalau tidak ada tindakan tegas, maka publik bisa menilai ada pembiaran,”  ujar Baihaki.

Dalam laporan yang disampaikan melalui Setneg, AMI turut meminta Presiden untuk memberikan perhatian khusus terhadap persoalan tersebut, guna mencegah potensi konflik sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

Selain langkah pelaporan, AMI juga menyatakan siap menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar apabila tuntutan mereka tidak direspons secara serius oleh pihak terkait.

Adapun tiga tuntutan utama AMI dalam kasus ini meliputi :

Penindakan tegas terhadap Abu Bakar Al Habsyi

Permintaan maaf terbuka kepada ulama Madura

Komitmen menjaga etika publik serta persatuan bangsa

Pelaporan resmi melalui Setneg ini menjadi penanda bahwa AMI tidak hanya berhenti pada tekanan publik, tetapi juga menempuh jalur konstitusional untuk memastikan adanya penyelesaian yang dinilai berkeadilan.

Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PKS terkait langkah pelaporan yang dilakukan AMI tersebut. (Redho)

Berita Terkait

Ketua Umum APPI Ade Julhaidir, CFLE Prihatin Atas Vonis 18 Tahun Penjara terhadap Nadiem Makarim
Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan
WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya
AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:48 WIB

Ketua Umum APPI Ade Julhaidir, CFLE Prihatin Atas Vonis 18 Tahun Penjara terhadap Nadiem Makarim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:30 WIB

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:21 WIB

Keluarga Bukan Medan Perang Warisan: Advokat Rikha Serukan Mediasi dan Kemanusiaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:57 WIB

WNA India Overstay 248 Hari Ditemukan Meninggal di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:33 WIB

AMI Desak Prabowo Copot Oknum Anggota DPRD Jember yang Viral Main Game dan Merokok Saat Rapat

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:39 WIB

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:11 WIB

Tangis Haru Orangtua Korban Penganiayaan Brutal Pecah Saat Hakim Putuskan Menolak Permohonan Prapid, PS Cs  

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Berita Terbaru