Breaking News

Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan Dugaan Limbah Tambang Batu Bara

Kamis, 16 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KUTAI TIMUR | SURYA INDONESIA || – Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, mengeluhkan kondisi air Sungai PDAM yang kini berubah keruh dan tidak lagi layak digunakan.

Perubahan kualitas air tersebut diduga akibat dampak limbah dan erosi dari aktivitas tambang batu bara milik perusahaan di sekitar wilayah hulu sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga, Paulus Jama, mengungkapkan bahwa aliran air sungai yang menuju PDAM berasal dari kawasan tambang, yakni dari Sungai Senimbung yang melintasi wilayah operasional PT Ganda Alam Makmur (GAM), PT Indexim Coalindo, hingga area PT Telen di Desa Bukit Permata.

“Air sungai PDAM Desa Bumi Etam ini mengalir dari area tambang batu bara. Sekarang sudah sangat keruh, kami tidak berani lagi menggunakannya,” ujar Paulus Jama kepada awak media.

Menurutnya, kondisi ini sangat berbeda dibanding sebelumnya, di mana air sungai masih jernih dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari warga.

Paulus juga menunjukkan langsung kondisi air sungai di sekitar instalasi PDAM yang tampak berubah warna menjadi kecokelatan dan keruh.

Warga Desa Bumi Etam kini berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah, termasuk instansi terkait dan aparat penegak hukum, untuk segera turun ke lapangan.

Mereka meminta dilakukan pemeriksaan langsung guna memastikan penyebab pencemaran serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.

“Kami minta pemerintah dan aparat turun langsung melihat kondisi ini dan bertindak tegas,” tegas Paulus.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dugaan pencemaran tersebut. (up)

Berita Terkait

LSM KCBI Laporkan Temuan Investigasi Proyek Desa, Desak Penyelidikan Serius
GELAR RAZIA, RUTAN AMBON NIHIL NARKOBA DAN HP
SMSI Deli Serdang Dilantik, Peran Media dalam Demokrasi Kembali Ditegaskan
Motor Ditarik Paksa Saat Liputan, Ketika Debt Collector Melanggar Hukum dan Mengganggu Kemerdekaan Pers
Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan
PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!
Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Magelang, Jumat Sang pemilik, Muhammad Suryo, kembali hadir di tengah-tengah karyawan.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:27 WIB

Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan Dugaan Limbah Tambang Batu Bara

Rabu, 15 April 2026 - 00:29 WIB

LSM KCBI Laporkan Temuan Investigasi Proyek Desa, Desak Penyelidikan Serius

Selasa, 14 April 2026 - 13:46 WIB

GELAR RAZIA, RUTAN AMBON NIHIL NARKOBA DAN HP

Jumat, 10 April 2026 - 00:24 WIB

SMSI Deli Serdang Dilantik, Peran Media dalam Demokrasi Kembali Ditegaskan

Kamis, 9 April 2026 - 10:55 WIB

Motor Ditarik Paksa Saat Liputan, Ketika Debt Collector Melanggar Hukum dan Mengganggu Kemerdekaan Pers

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

Evakuasi Lansia Terlantar Secara Diam Diam Pada Malam Hari Jadi Sorotan

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:08 WIB

PERTAMBANGAN ILEGAL TERUS MENGERUK BUMI SIDRAP, KAPAN BERHENTI?!

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31 WIB

Wartawan Dianiaya Oknum Aparat di Probolinggo, Bung Taufik Kutuk Keras dan Desak Penegakan Hukum Tegas

Berita Terbaru