KUTA UTARA , Surya Indonesia. Net – Belum kering tanah makam mendiang riders wanita, Tante Jenna, aksi jambret kembali “berpesta” di wilayah Kuta Utara. Kali ini, sasarannya adalah seorang pedagang sayur kecil di Desa Dalung yang sedang berjuang mencari nafkah di buta hari, Kamis (5/3) dini hari!
REKAMAN CCTV JADI BUKTI NYATA:
Sekitar pukul 04.53 WITA, seorang pria berjaket abu-abu dengan teganya merampas paksa kalung dari leher korban yang sedang sibuk menyiapkan dagangan. Korban hanya bisa mematung dalam kondisi syok berat saat perhiasannya ditarik paksa.
DI MANA PATROLI YANG DIGEMBAR-GEMBORKAN?
Ini adalah daftar panjang kasus penjambretan di Kuta Utara sejak awal tahun 2026. Pertanyaan besarnya:
Apakah konten patroli di media sosial Polsek Kuta Utara hanya sekadar “pencitraan”?
Mengapa pelaku kriminal seolah tidak takut dan justru makin eksis di wilayah ini?
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudiana bahkan MEMILIH BUNGKAM saat dikonfirmasi terkait aksi meresahkan ini.
Rakyat kecil yang mencari nafkah di subuh hari kini harus bertaruh nyawa. Sampai kapan warga harus merasa tidak aman di tanah sendiri?
WASPADA! Pelaku masih terus berkeliaran.

























