Breaking News

Keamanan dan kenyamanan dari kamtibmas polsek Denpasar timur Tercerderai.

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Surya Indonesia.net – Terjadinya peristiwa berdarah tersebut berawal dari hanya karena salah paham gegera kembang api alias petasan.

Menggunakan sajam jenis tombak, lelaki bernama Gung Kris menusuk mahasiswa bernama Kristianus Bayu AP Soares, 24. Peristiwa berlangsung di kawasan permukiman padat penduduk, Jalan Akasia XVI, Kos Indah Akasia No. 120, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 19.30 WITA.

Warga bernama Dewa Anom menyatakan, peristiwa tersebut menggerakan warga setempat saat suasana malam penutupan akhir tahun mulai ramai aktivitas warga membakar petasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang diperoleh Anom, kejadian bermula ketika mahasiswa kampus ini hendak membeli makanan di sekitar kos temannya.

Di lokasi, pemilik warung menegur sekelompok remaja yang bermain tembak-tembakan kembang api karena dikhawatirkan mengganggu balita yang sedang tidur. Tak lama kemudian, tiga remaja bersepeda motor datang dan kembali hendak bermain petasan di depan warung.

Teguran kembali dilontarkan pemilik warung. Situasi pun memanas. Korban yang berada di lokasi disebut ikut tersulut emosi hingga terjadi dorong-mendorong dengan salah satu terduga pelaku berinisial Gus Kris, yang diketahui merupakan anggota salah satu organisasi kepemudaan di Bali, beserta beberapa temannya.

Merasa situasi mereda, pemuda asal Timor Leste ini kembali ke kos temannya. Namun ketenangan itu tak berlangsung lama. Sekelompok orang tiba-tiba mendatangi kos tersebut dan mengetuk pintu.

Tanpa banyak bicara, yang bersangkutan langsung diserang secara brutal. Korban dipukul dan diserang menggunakan sejumlah benda, termasuk besi dan benda menyerupai tombak. Berusaha menyelamatkan diri, korban keluar dari areal kos dan berlari ke arah Jalan Akasia. Aksi pengejaran bahkan berlanjut hingga depan Warung Madura dan sebuah studio tato di kawasan tersebut.

( red)

Berita Terkait

Kembali, Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Narkoba Jaringan Internasional 50 Kg Sabu Disita
Dugaan Cacat Fatal Proses Penyidikan di Mojokerto: Penetapan Tersangka Dipersoalkan Secara Hukum
Pencurian Terjadi di Padonan Canggu, MacBook Pro dan iPhone Milik Warga Hilang
Sidang Pembacaan Dakwaan Perkara Pengadaan Satelit 1230 BT Kemenhan Melibatkan PT Navayo International AG
DENDA Capai Rp775 Miliar, 97 Perusahaan Pinjol Terbukti Bersalah Kasus Kartel Bunga, Ini Datanya
Polri Berhasil Ringkus Bos Sindikat Kriminal Eropa Asal Inggris dalam Operasi Gabungan di Bali
Pelarian pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal luar Bali berinisial R (28) berakhir di tangan polisi dan warga.
Kasus Penculikan dan Mutilasi WNA Ukraina Polda Bali Tetapkan Tersangka 7 WNA Status “Red Notice”

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 02:29 WIB

Kembali, Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Narkoba Jaringan Internasional 50 Kg Sabu Disita

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Dugaan Cacat Fatal Proses Penyidikan di Mojokerto: Penetapan Tersangka Dipersoalkan Secara Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Pencurian Terjadi di Padonan Canggu, MacBook Pro dan iPhone Milik Warga Hilang

Rabu, 1 April 2026 - 07:46 WIB

Sidang Pembacaan Dakwaan Perkara Pengadaan Satelit 1230 BT Kemenhan Melibatkan PT Navayo International AG

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:26 WIB

DENDA Capai Rp775 Miliar, 97 Perusahaan Pinjol Terbukti Bersalah Kasus Kartel Bunga, Ini Datanya

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Polri Berhasil Ringkus Bos Sindikat Kriminal Eropa Asal Inggris dalam Operasi Gabungan di Bali

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:27 WIB

Pelarian pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal luar Bali berinisial R (28) berakhir di tangan polisi dan warga.

Senin, 30 Maret 2026 - 18:30 WIB

Kasus Penculikan dan Mutilasi WNA Ukraina Polda Bali Tetapkan Tersangka 7 WNA Status “Red Notice”

Berita Terbaru