Breaking News

Gaji Tak Cukup, Dua Satpam Supermarket Pilih Jadi Penadah Motor Curian

Sabtu, 27 Desember 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung, Surya Indonesia.net – Tekanan ekonomi kembali memakan korban. Dua orang satpam sebuah supermarket besar di Bandar Lampung justru terjerumus ke dunia kriminal. Alih-alih menjaga keamanan, mereka nekat menjadi penadah sekaligus pengantar motor hasil curian demi menutup kebutuhan hidup sehari-hari.

Kedua pelaku berinisial GF (26) dan DP (36). Fakta mengejutkan ini diungkap langsung Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, saat ekspos penangkapan.

“Para pelaku ini bekerja sebagai satpam di salah satu supermarket besar di Bandar Lampung,” ungkap Alfret.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil penyelidikan, GF dan DP diketahui sudah lebih dari enam kali menadah sepeda motor hasil curian. Motor-motor tersebut berasal dari dua pelaku utama berinisial T dan TH yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Tak hanya menadah, kedua satpam ini juga bertugas mengantarkan motor curian ke wilayah Lampung Timur. Imbalannya pun terbilang menggiurkan: Rp1 juta untuk setiap motor yang berhasil dikirim.

Motifnya jelas: uang. Polisi menyebut, gaji bulanan sebagai satpam tak cukup menutup kebutuhan harian, apalagi untuk membayar utang. Tawaran “jalan pintas” dengan bayaran besar pun akhirnya diterima.

“Imbalan mereka cukup besar dan dilakukan berulang kali. Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar utang,” jelas Alfret.

Kini, GF dan DP harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya ditahan di Mapolresta Bandar Lampung dan dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Kisah ini kembali menampar kita semua: ketika tekanan ekonomi bertemu kesempatan, godaan kejahatan bisa datang dari mana saja.

( red)

Berita Terkait

kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait pengurusan cukai membuat peredaran rokok ilegal
Bobol Rumah Lewat Jendela, Pelaku Pencurian di Jln. Padma Berhasil Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim
Pelarian MA alias KFL (25), pemuda asal Bangil yang dikenal licin bak belut, akhirnya tamat secara mengenaskan!
Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial
Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara.
Polisi Terbitkan DPO Hamid Alias Boy: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Maulangi
Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan
Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:18 WIB

kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait pengurusan cukai membuat peredaran rokok ilegal

Senin, 2 Maret 2026 - 22:15 WIB

Bobol Rumah Lewat Jendela, Pelaku Pencurian di Jln. Padma Berhasil Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim

Senin, 2 Maret 2026 - 20:22 WIB

Pelarian MA alias KFL (25), pemuda asal Bangil yang dikenal licin bak belut, akhirnya tamat secara mengenaskan!

Senin, 2 Maret 2026 - 18:50 WIB

Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial

Senin, 2 Maret 2026 - 18:47 WIB

Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara.

Senin, 2 Maret 2026 - 18:43 WIB

Polisi Terbitkan DPO Hamid Alias Boy: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Maulangi

Senin, 2 Maret 2026 - 13:31 WIB

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:01 WIB

Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Berita Terbaru