Breaking News

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan sebanyak 19 orang menjadi korban dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Surya Indonesia.net – Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan sebanyak 19 orang menjadi korban dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis setelah sebuah mobil yang diduga milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak area kegiatan siswa di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12).

“19 korban dirawat di dua rumah sakit,” ujar Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang saat dikonfirmasi.

Nanik menambahkan, berdasarkan informasi sementara tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Info sementara tidak ada yang meninggal dunia,” katanya.

Sebelumnya, kendaraan yang disebut membawa makanan bergizi gratis (MBG) itu melaju ke arah lapangan sekolah saat siswa sedang beraktivitas

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan suasana panik, sementara sejumlah guru dan warga berupaya membantu korban.

Unggahan di media sosial menyebut, insiden diduga terjadi karena kesalahan pengemudi yang bermaksud menginjak pedal rem namun justru menginjak pedal gas. Dugaan ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan pendalaman. “Tim BGN sedang ke lokasi,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan bahwa pengemudi mobil telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Sopir sudah diamankan,” tegasnya
(Redho)

Berita Terkait

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya
Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe
Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,
PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?
Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan
Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya
Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:16 WIB

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:28 WIB

PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:25 WIB

Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:54 WIB

Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:17 WIB

Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terbaru