Breaking News

Perempuan Asal Blitar Meninggal Setelah Nekat Lari ke Perlintasan Kereta

Selasa, 16 September 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar/suryaindonesia.net – Seorang perempuan berinisial JF (20), warga Dusun Tumpuk, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia setelah diduga menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas, Selasa (16/9/2025) siang.

Insiden tragis yang terjadi di perlintasan kereta api Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, terjadi sekitar pukul 10.15 WIB.

Menurut keterangan sejumlah saksi, JF awalnya terlihat mengendarai sepeda motor menuju perlintasan. Sesampainya di lokasi, ia menghentikan motornya dan secara tiba-tiba berlari ke arah rel saat kereta api sedang melaju.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada saksi yang melihat perempuan tersebut berhenti di samping kendaraan, meninggalkan sepeda motornya, lalu berlari ke arah rel dan menabrakkan diri ke kereta,” ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar.

Beberapa saksi mata, mengaku sempat melihat korban dari jarak dekat. “Perempuan itu (JF) tiba-tiba menjagang motor Beat lantas langsung lari ke perlintasan saat sirene sudah bunyi,” terang warga sekitar

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi menemukan sebuah sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG 6197 KDI yang diduga milik korban. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut motif di balik dugaan aksi bunuh diri ini. Petugas juga mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.(wasi)

Berita Terkait

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya
Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe
Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,
PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?
Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan
Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya
Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:24 WIB

Suasana Memanas, Massa AMI Kepung Kantor Wilayah Ditjen PAS Jatim di Surabaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Sedati Ambil Langkah Tegas Menutup Aktivitas Judi Sabung Ayam di Desa Pepe

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:16 WIB

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga almarhum I Made Berta Mahendra, 22, di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang,

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:28 WIB

PUSKESMAS ATAU SARANG HANTU? Pustu di Jembrana Terlantar “Dimakan” Semak Belukar, Anggaran Mana Anggaran?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:25 WIB

Atas Jasanya Terhadap Negara, 23 Prajurit Marinir TNI AL Yang Gugur Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:54 WIB

Tiga orang pekerja proyek mengalami kecelakaan kerja, tertimbun longsor di Desa Ungasan, Kuta Selatan

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:17 WIB

Kebakaran Rumah di Pemogan, Diduga Akibat Konsleting Panel Listrik Tenaga Surya

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:17 WIB

Polda Bali Kerahkan Unit Sar Direktorat Samapta Guna Cari Ibu dan Anak Hanyut di Tabanan

Berita Terbaru