Breaking News

Perkuat Wawasan Kebangsaan Nasionalis Bertemakan, ‘Jangan Biarkan Indonesia Gelap’

Selasa, 25 Maret 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN, SURYA INDONESIA, – Perkuat Wawasan Kebangsaan Nasionalis, Masyarakat Nasionalis Penegak Keadilan Indonesia gelar diskusi publik terkait #IndonesiaGelap di tengah-tengah masyarakat Sumatra Utara, Kamis,(20/3).

Turut hadir di acara diskusi publik Wawasan Kebangsaan termasuk Prof. Ridha, Mangarinpum Parhusip, Bima Nusa, Mian Joe S, Ardi Kacaribu, Indah Tobing, Ali Akbar Harahap, Juhendri Chaniago yang membuat suasana diskusi semakin hangat dengan membacakan puisinya yang berjudul, “Menengok Fajar dan Ceracau Mudik”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui pembuka kegiatan diskusi publik tersebut dibuka oleh koordinator Mangatas P. Simarmata dengan mengawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, bertempat di Jl. Perhubungan Udara No. 45Q, Kota Medan.

Diskusi tersebut bertujuan untuk mendapatkan pemahaman atas kondisi Indonesia saat ini, dengan munculnya demonstrasi dimana-mana, atas permasalahan yang terjadi.

Kemudian Diskusi dilakukan dengan Spirit #JanganBiarkanIndonesiaGelap, sekaligus dikaitkan dengan pernyataan Connie Rahakundini Bakrie.

Masyarakat juga harus ikut perduli dengan kondisi yang sedang ‘tidak baik-baik saja’, dengan ikut mengamati perkembangan ekonomi, menyuarakan perbaikan, dan kalau diperlukan ikut dalam proses perbaikan tersebut kedepannya.

Diskusi ini juga sebagai refleksi di bulan Suci Ramadhan 1446 H Tahun 2025, dengan harapan para pengambil kebijakan di negeri ini agar betul-betul memihak kepada rakyat.

Dan di akhir sesi acara diskusi Ustadz Agus Rizal menyampaikan siraman Rohani dengan dakwahnya dan ditutup dengan Doa dan Buka Puasa Bersama. (Tim-red)

 

Berita Terkait

Ruang Sosial POLITIK dalam Konstruksi Dechiperisme
KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN FONDASI KEMANUSIAAN
Transparansi Advertorial Kominfo Sidoarjo Dipertanyakan Publik.
Putri Nabila Damayanti, SH Serukan Perempuan Muda Harus Bangkit di Momen Hari Kartini
PERJALANAN POLITIK INDONESIA MENUJU INDONESIA EMAS 2045
Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas
Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura
Buntut Tudingan Narkoba terhadap Pesantren,Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa: Marwah Ulama Harga Mati

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:05 WIB

Ruang Sosial POLITIK dalam Konstruksi Dechiperisme

Senin, 27 April 2026 - 23:38 WIB

KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN FONDASI KEMANUSIAAN

Minggu, 26 April 2026 - 06:07 WIB

Transparansi Advertorial Kominfo Sidoarjo Dipertanyakan Publik.

Rabu, 22 April 2026 - 07:47 WIB

Putri Nabila Damayanti, SH Serukan Perempuan Muda Harus Bangkit di Momen Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 20:27 WIB

PERJALANAN POLITIK INDONESIA MENUJU INDONESIA EMAS 2045

Jumat, 17 April 2026 - 10:19 WIB

Resmi Dilaporkan ke Presiden, AMI Seret Abu Bakar Al Habsyi Lewat Setneg, PKS Didesak Bertindak Tegas

Selasa, 14 April 2026 - 18:39 WIB

Tak Cukup Minta Maaf, AMI Tekan PKS Pecat Aboe Bakar ! Wajib Sujud Maaf ke Ulama Madura

Minggu, 12 April 2026 - 10:39 WIB

Buntut Tudingan Narkoba terhadap Pesantren,Ketum AMI dan Gus Ghoiron Siap Pimpin Aksi Massa: Marwah Ulama Harga Mati

Berita Terbaru

Kriminal

Hendak Kabur ke Kuala Lumpur, Tiga WNA Tiongkok Diamankan 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:16 WIB