Breaking News

Diduga Kasus Pembunuhan, Pasutri Ditemukan Tewas di Ruang Karaoke, Leher Terjerat Kabel

Jumat, 30 Juni 2023 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Timur, Surya Indonesia.net – Pasangan suami istri (pasutri) Tri Suharno, 57, dan istrinya Ning Rahayu, 49, ditemukan tewas di ruang karaoke rumahnya di Ngantru, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis 29 Juni 2023. Pasutri ini diduga korban kasus pembunuhan

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto menerangkan pasutri yang dikenal pengusaha kolam renang dan jasa rias pengantin itu pertama kali ditemukan oleh anaknya. Kala itu sang anak mencari kedua orang tuanya ke rumah mereka. Awalnya kedua korban tidak ditemukan. Sehingga sang anak kembali lagi ke rumah itu sekitar pukul 17.00.

Saat mengecek ke ruang karaoke pribadi, alangkah terkejutnya ketika didapati Tri dan Ning sudah tewas. Dari pemeriksaan jenazah pasutri oleh kepolisian, diperkirakan mereka meninggal karena dibunuh pada Rabu 28 Juni 2023 di atas pukul 23.00. “Ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, yaitu tangan terikat dan jeratan pada leher korban, dan ditemukan banyak bercak darah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala korban Tri Suharno mengalami luka dan berdarah, seperti bekas benturan benda tumpul. Sementara leher mereka dijerat menggunakan kabel mikrofon. Jenazah pasutri paro baya tersebut akan diperiksa lebih lanjut di RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Disinggung terkait ada atau tidaknya motif perampokan dalam kasus ini, Eko menyebut tidak ada barang korban yang hilang. Ponsel mereka masih ada di sekitar tempat kejadian. Pihaknya mengamankan sekitar 18 barang bukti, termasuk kabel yang digunakan untuk menjerat korban. “Kalau barang korban yang di TKP tidak ada yang hilang,” tandas perwira melati dua di pundak tersebut.

Kepolisian terus mendalami perkara ini guna mengungkap pelakunya secara gamblang. Pihaknya sudah memeriksa dua orang saksi dan dua anak korban. “Kami berharap kasus ini segera terungkap,” pungkasnya.

( Arif )

Berita Terkait

Tiga Gangster Kampungan Ditangkap Polres Gresik Beri Tindakan Tegas Terukur
Alami Penganiayaan, Richard Falck Melapor ke Polsek Lubuk Kilangan
KASUS PENGEROYOKAN BRN, POLRES PASURUAN KABUPATEN DITUDUH MLEMPEM SEPERTI KERUPUK BLEK: BELUM TETAP TERSANGKA OKNUM ORMAS SAKERAH
Bhabinkamtibmas Desa Denbantas Kawal Peresmian Gedung Baru UPTD Puskesmas Tabanan II
Polsek Sunggal Tangkap 3 Pelaku Penganiayaan Alvin Ginting
Keamanan dan kenyamanan dari kamtibmas polsek Denpasar timur Tercerderai.
Pengeroyokan Brutal Anggota BRN di Pasuruan Akhirnya Naik Sidik, Tersangka Belum Ditetapkan
Empat Mantan Pejabat Lepas dari Proses Hukum, Praktisi Nilai Keadilan Tercederai

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:46 WIB

Tiga Gangster Kampungan Ditangkap Polres Gresik Beri Tindakan Tegas Terukur

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:07 WIB

Alami Penganiayaan, Richard Falck Melapor ke Polsek Lubuk Kilangan

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:21 WIB

KASUS PENGEROYOKAN BRN, POLRES PASURUAN KABUPATEN DITUDUH MLEMPEM SEPERTI KERUPUK BLEK: BELUM TETAP TERSANGKA OKNUM ORMAS SAKERAH

Senin, 5 Januari 2026 - 15:32 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Denbantas Kawal Peresmian Gedung Baru UPTD Puskesmas Tabanan II

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:16 WIB

Polsek Sunggal Tangkap 3 Pelaku Penganiayaan Alvin Ginting

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:46 WIB

Keamanan dan kenyamanan dari kamtibmas polsek Denpasar timur Tercerderai.

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:32 WIB

Pengeroyokan Brutal Anggota BRN di Pasuruan Akhirnya Naik Sidik, Tersangka Belum Ditetapkan

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:28 WIB

Empat Mantan Pejabat Lepas dari Proses Hukum, Praktisi Nilai Keadilan Tercederai

Berita Terbaru