Breaking News

Grebek Toko di Wongsorejo Banyuwangi, Polisi Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, Surya Indonesia.net – Polisi menggerebek sebuah toko kelontong di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, dan menyita ribuan batang rokok tanpa pita cukai alias rokok ilegal. Nilai barang bukti yang diamankan ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Penggerebekan dilakukan jajaran Polsek Wongsorejo Polresta Banyuwangi pada Senin (22/12/2025) setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penjualan rokok ilegal di wilayah tersebut.

Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan melalui Kanit Reskrim Aipda Oktorio Wisnu Pradana mengatakan, rokok ilegal itu ditemukan di sebuah toko milik pria berinisial AM yang berada di Dusun Badolan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan sebanyak 6.468 batang rokok noncukai atau sekitar 325 bungkus dari berbagai merek,” kata Aipda Oktorio, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, total nilai rokok ilegal tersebut diperkirakan mencapai Rp 6 juta. Rokok-rokok itu dijual dengan harga lebih murah dibandingkan rokok legal dan menyasar masyarakat sekitar.

“Pelaku mengaku mendapatkan rokok ilegal tersebut dari seorang sales yang menyuplai tokonya,” jelasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Wongsorejo. Selanjutnya, kasus tersebut dilimpahkan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Banyuwangi untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami hanya melakukan pengamanan awal. Untuk penanganan selanjutnya kami serahkan ke Bea Cukai Banyuwangi,” ujarnya.

Aipda Oktorio juga mengimbau masyarakat agar tidak memperjualbelikan rokok ilegal karena dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Lebih baik menjual rokok yang legal,” tegasnya.

( red)

Berita Terkait

kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait pengurusan cukai membuat peredaran rokok ilegal
Bobol Rumah Lewat Jendela, Pelaku Pencurian di Jln. Padma Berhasil Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim
Pelarian MA alias KFL (25), pemuda asal Bangil yang dikenal licin bak belut, akhirnya tamat secara mengenaskan!
Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial
Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara.
Polisi Terbitkan DPO Hamid Alias Boy: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Maulangi
Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan
Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 22:18 WIB

kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait pengurusan cukai membuat peredaran rokok ilegal

Senin, 2 Maret 2026 - 22:15 WIB

Bobol Rumah Lewat Jendela, Pelaku Pencurian di Jln. Padma Berhasil Diringkus Tim Opsnal Polsek Dentim

Senin, 2 Maret 2026 - 20:22 WIB

Pelarian MA alias KFL (25), pemuda asal Bangil yang dikenal licin bak belut, akhirnya tamat secara mengenaskan!

Senin, 2 Maret 2026 - 18:50 WIB

Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, viral di media sosial

Senin, 2 Maret 2026 - 18:47 WIB

Kabupaten Buleleng, Bali, mendadak gempar setelah kepolisian berhasil membongkar markas persembunyian sindikat perdagangan orang lintas negara.

Senin, 2 Maret 2026 - 18:43 WIB

Polisi Terbitkan DPO Hamid Alias Boy: Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Maulangi

Senin, 2 Maret 2026 - 13:31 WIB

Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:01 WIB

Video viral Soal Penyerangan OTK dan Korban Anak Kecil di Graha Jermal Dibantah Korban, Korban Disekap, Dianiya Sampai Disiram Air Kencing dan Disuruh Makan Kotoran Manusia (T*i)

Berita Terbaru