Breaking News

Polres Tapteng Bagikan Bantuan Pakaian untuk Korban Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Tengah, Surya Indonesia.net – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pemberian bantuan pakaian dan selimut kepada warga yang menjadi korban pascabencana alam di wilayah Kecamatan Tukka. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025, ini bertujuan meringankan beban warga yang kehilangan harta benda akibat banjir dan tanah longsor.

Penyaluran bantuan ini dilakukan di beberapa lokasi, mencakup Lingkungan IV dan Lingkungan II Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si, melalui kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol M. Iskad, S.H, M.M, didampingi perwira lainnya, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita yang terdampak bencana mendapatkan kebutuhan dasar yang mendesak. Pakaian dan selimut ini kami harapkan dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan, ibarat selimut sehangat kasih ibu, di tengah masa sulit ini,” ujar Waka Polres

Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi Pakaian Anak, Pakaian Balita, Pakaian Wanita, Pakaian Pria dan Selimut

Bantuan tersebut disambut dengan penuh haru oleh warga penerima. Salah satunya adalah ama Tasya Zebua, warga Kampung Baru Pondok Bambu, Kecamatan Tukka. Ama Tasya mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam karena bantuan pakaian ini datang tepat pada waktunya.

“Kami sangat berterima kasih sekali atas bantuan pakaian ini. Ini sangat membantu kami, karena anak saya sudah tidak punya baju lagi. Semua sudah hilang terbawa banjir dan tanah longsor,” tutur Ama Tasya Zebua.

Pengakuan Ama Tasya Zebua menyoroti urgensi bantuan pakaian, terutama bagi anak-anak, yang sering kali menjadi prioritas terlupakan pasca-bencana besar.

( red)

Berita Terkait

Kerusakan Hutan Mangrove di Aceh Singkil dilakukan sejumlah oknum,Picu Ancaman Abrasi dan Banjir Rob
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem melalui kegiatan fisik membuat lapangan voli di Desa Pempatan
Menjaring atlet muda voli TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem buatkan lapangan voli di Desa Pempatan 
Proses pembuatan lapangan voli sudah berjalan 40 persen di nahkodai Satgas TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem membuat sarana olahraga lapangan voli di Desa Pempatan 
Pembuatan Jalan rabat beton Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem menjadi akses warga Kubakal di masa depan.
Pembuatan Jalan rabat beton Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem menjadi akses warga Kubakal di masa depan.
Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem dihari kedelapan kerjakan sasaran fisik.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 03:21 WIB

Kerusakan Hutan Mangrove di Aceh Singkil dilakukan sejumlah oknum,Picu Ancaman Abrasi dan Banjir Rob

Rabu, 29 April 2026 - 03:17 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem melalui kegiatan fisik membuat lapangan voli di Desa Pempatan

Rabu, 29 April 2026 - 03:15 WIB

Menjaring atlet muda voli TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem buatkan lapangan voli di Desa Pempatan 

Rabu, 29 April 2026 - 03:13 WIB

Proses pembuatan lapangan voli sudah berjalan 40 persen di nahkodai Satgas TMMD ke 128 Kodim 1623/Karangasem

Rabu, 29 April 2026 - 03:09 WIB

Pembuatan Jalan rabat beton Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem menjadi akses warga Kubakal di masa depan.

Rabu, 29 April 2026 - 03:07 WIB

Pembuatan Jalan rabat beton Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem menjadi akses warga Kubakal di masa depan.

Rabu, 29 April 2026 - 03:05 WIB

Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem dihari kedelapan kerjakan sasaran fisik.

Rabu, 29 April 2026 - 03:03 WIB

Sasaran fisik jalan rabat beton mulai dikerjakan Satgas TMMD ke- 128 Kodim 1623/Karangasem.

Berita Terbaru

Peristiwa

15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 03:19 WIB